Kasus Covid-19 Meroket, Taufan Pawe: Salat Idul Adha di Rumah Saja

  • Whatsapp
Kasus Covid-19 Meroket, Taufan Pawe: Salat Idul Adha di Rumah Saja

PAREPOS.CO.ID, PAREPARE– Pemerintah Kota Parepare melalui hasil rapat bersama forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda) telah mengizinkan pelaksanaan Salat Idul Adha, Selasa, 20 Juli, di Masjid. Namun, Wali Kota Parepare, Dr HM Taufan Pawe SH MH tetap menyarankan
agar warganya melaksanakan Salat Idul Adha di rumah saja.

Imbauan tersebut disampaikannya dengan pertimbangan kondisi kasus Covid-19 meroket dengan cepat. Wali Kota dua periode itu berharap masyarakat dapat memahami kondisi ini demi keselamatan bersama. ” Demi keluarga kita, demi orang banyak kita sarankan Salat Idul Adha di rumah masing-masing bersama keluarga. Itu untuk mengurangi resiko tertular. Hindari kerumunan agar penyebaran virus dapat kita cegah. Kita prihatin dengan jumlah terkonfirmasi terus meningkat,” kata Taufan Pawe, Senin, 19 Juli 2021.

Bacaan Lainnya

Selain itu, Wali Kota juga menekankan tidak ada takbir keliling pada malam sehari yang dapat menimbulkan kerumunan. “Olehnya itu, disarankan juga takbir dilakukan di rumah bersama keluarga, ” imbaunya. Disiplin protokol kesehatan pada momen Hart Raya Idul Adha sangat penting dipatuhi. “Yang paling penting kita harus lakukan saat ini yaitu disiplin menegakkan protokol kesehatan, “tegas Taufan Pawe.

Pemerintah Kota Parepare, lanjut Taufan, tentunya memiliki tanggungjawab dalam menjaga masyarakatnya agar terhindar dari bahaya wabah Covid-19 tersebut. Dia juga mengungkapkan Pemerintah Kota Parepare tidak berhenti melakukan gerakan pencegahan penyebaran virus korona, namun berupaya tidak berdampak negatif terhadap ekonomi rakyat. “Seluruh instrumen Pemerintah Kota tentu tidak ingin abai dengan tanggungjawab. Jajaran saya instruksikan agar menjadi garda terdepan. Sejauh ini upaya pencegahan penyebaran virus korona masif kita lakukan. Saya harap masyarakat memahami dengan cara disiplin dalam penegakan protokol kesehatan,” kata Taufan Pawe.

Ia menekankan tidak ada kegiatan open house. “Kita maknai momen silaturahmi Lebaran Idul Adha dengan memanfaatkan teknologi handphone. Kita pasti terhindar dari bahaya virus jika kita konsisten,”tutunya. (dar/B)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *