Jelang PTM, PMI Parepare Lakukan Penyemprotan Disinfektan dan Donor Darah di Sekolah

  • Whatsapp
Jelang PTM, PMI Parepare Lakukan Penyemprotan Disinfektan dan Donor Darah di Sekolah

PAREPOS.CO.ID, PAREPARE- Jelang pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas, Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Kota Parepare, bekerjasama dengan Kantor Dinas Pendidikan Wilayah VIII Sulsel, melaksanakan penyemprotan cairan disinfektan dan donor darah, Senin 12 Juli 2021, di SMK Negeri 2 Kota Parepare.

Ketua PMI Cabang Kota Parepare, H Surianto menjelaskan, kegiatan itu merupakan program Provinsi dengan menindaklanjuti surat edaran pengurus PMI Provinsi Sulsel bernomor 356 tentang penyemprotan disenfektan untuk SMA/SMK/MA, yang selanjutnya ditindaklanjuti oleh PMI di Kabupaten/ Kota.

Bacaan Lainnya

“Situasi pandemi ini, banyak kondisi yang membuat seseorang membutuhkan transfusi darah, olehnya itu PMI harus selalu hadir di tengah-tengah masyarakat untuk menyediakan stok darah bagi masyarakat kita,” ujarnya

Sekretaris PMI Cabang Kota Parepare, Andi Mulyadi menuturkan, penyemprotan disinfektan dan donor darah itu dilaksanakan sesuai protokol kesehatan dengan memperhatikan kebersihan tangan.

“Penyemprotan cairan disinfektan hari ini kita lakukan di SMK Negeri 2 Parepare dengan menyasar seluruh ruangan termasuk tempat ibadahnya, dan untuk kegiatan donor darah disiapkan 50 kantong darah. Kegiatan ini akan berlanjut ke SMA, SMK, dan MA se-Kota Parepare,” jelasnya.

dr Sukmawati yang merupakan penanggungjawab laboratorium UDD PMI Parepare, mengimbau masyarakat agar tidak takut mendonorkan darahnya meski pandemi covid-19. “Tetap bisa melakukan donor meski situasi pandemi covid-19 dengan tetap menerapkan protokol kesehatan seperti, mencuci tangan, menggunakan masker,  dan menjaga jarak. Selain itu, calon pendonor juga melalui seleksi pengecekan kesehatan yang ketat, apakah layak atau tidak mendonorkan darahnya,” ungkapnya.

Dia menambahkan, bagi masyarakat yang sudah suntik vaksin, juga boleh mendonorkan darahnya dengan syarat,  jangka waktu dua minggu setelah suntik vaksin kedua.”Jadi jangan takut untuk donor darah, karena hal itu sangat penting bagi kesehatan tubuh terutama jantung, dan mengganti sel darah merah menjadi baru,” jelasnya

Kepala SMK Negeri 2 Parepare,  Drs. Fatahuddin.MH, mengapresiasi kegiatan penyemprotan disinfektan dan donor darah yang dipusatkan di Sekolahnya itu. Hal itu kata dia, sebagai bentuk sinergitas antara SMK Negeri 2 dan PMI dalam misi kemanusiaan untuk membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan darah. “Kami berharap seluruh jajaran turut berpartisipasi dalam program ini, dan semoga kegiatan donor darah ini terus berkelanjutan,”tutupnya
(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *