ITH Segera Terwujud, Ini Penjelasan Wali Kota Parepare

  • Whatsapp
ITH Segera Terwujud, Ini Penjelasan Wali Kota Parepare

PAREPOS.CO.ID, PAREPARE — Institut Teknologi Habibie (ITH) Kota Parepare akan segera terwujud. Institut pendidikan yang merupakan satu-satunya di wilayah Indonesia Timur itu digagas Wali Kota Parepare, Taufan Pawe bersama Alm BJ Habibie. Hal ini adanya perekrutan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tenaga dosen dan tata usaha (TU) oleh Kemendikbud Ristek.

Wali Kota Parepare, Dr HM Taufan Pawe membeberkan, pada akhirnya diketahui bersama bahwa sudah ada terekspose melalui media dan pemberitahuan melalui website bahwa ITH tahun ini mulai membuka penerimaan CPNS, dan sudah ada formasi.

Bacaan Lainnya

Adanya perekrutan tenaga dosen, tentunya situasi dan keadaan ini adalah suasana kebatinan yang harus disyukuri. Karena tidak sedikit pihak yang meragukan adanya ITH di Kota Parepare.
“Jika melihat indikator indikator perjalanan ITH sejauh ini, mana mungkin menghibahkan aset negara bila tidak yakin. Kami juga perjuangkan penganggaran satu prodi Rp600 juta di batang tubuh APBD untuk enam prodi. Selalu saya tekankan, ini hanya masalah proses dan waktu. Terlebih ITH statusnya negeri, berbeda dengan swasta. Mungkin Tuhan menjawab doa kita dan secara faktual negara membuka lowongan dosen untuk ITH,” tegasnya.

Taufan Pawe pun mengakui bahwa dirinya orang yang paling bersyukur karena ini adalah jawaban bagi warga Kota Parepare, Sulsel dan regional. “Pasti Kota Parepare nantinya menjadi daerah tujuan sebagai Kota industri tanpa cerobong asap dalam bidang pendidikan. Itulah saya katakan tadi, saya adalah orang yang paling euforia, dan bersyukur karena persoalan ini. Setelah dirintis sejak tahun 2014 yang lalu. Dan terjawab pada tahun 2021. Walaupun pada awal perjalanannya, saya sudah yakin sekali cuma yang namanya meyakinkan masyarakat luas bukan pekerjaan yang mudah,” ungkapnya.

Selain itu, lanjut Taufan, pihaknya mengapresiasi sebab negara sudah memberi pengakuan terhadap ITH. Selanjutnga mengkomunikasikan kepada Menteri Pendidikan terkait kapan bisa dibuka penerimaan mahasiswa baru. ” Karena semua persyaratan untuk pihak Pemkot itu sudah selesai. Termasuk yang paling berat itu pembebasan lahan. Mungkin sudah bukan periode saya, tapi setidaknya sudah ada dasar fundamen kuat bahwa sudah hadir ITH. Persoalan pembangunan gedungnya nanti, mungkin saya sudah tidak di situ. Namun, saya yakin masyarakat dapat memahami bahwa ITH merupakan hasil karya dari seorang Taufan Pawe Wali Kota Parepare. Dan nantinya kalau negara sudah mengakui, bahkan anggaran yang terdapat di dipa pasti tiap tahun ada turun,”ungkapnya.

Sehingga terwujudlah kampus yang megah nanti. Dan semoga pengganti saya ke depan bisa lebih semangat lagi termasuk pada bidang pendidikan. Jangan hanya konsep. Sementara terkait pemilihan rektor, kata Taufan, itu sudah dibahas bersama induk seman dalam hal ini Universitas Hasanuddin (Unhas). Tenaga-tenaga edukasi untuk ITH disupport oleh Unhas. “Sudah masuk dalam Memorandum of Understanding (MoU) kami dengan Unhas sebagai induk semang tiga tahun yang lalu, bahkan sudah diperbaharui. Dan sudah ada tiga mama yang paling tepat untuk menjabat nanti sebagai Rektor di ITH,” tandasnya.

Sebagai informasi, Pemkot Parepare menghibahkan tiga lokasi tanah seluas 36 hektar (ha) dengan nilai Rp834.619.500. Antara lain, tanah Gedung Pemuda seluas 17.100 meter persegi (m2), tanah Kantor Pemerintah 5.886 m2, dan Lahan di Lemoe seluas 339.892 meter persegi. (nan/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *