Investasi Online yang Mudah dan Aman

  • Whatsapp
Investasi Online yang Mudah dan Aman

PAREPOS.CO.ID,BONE– Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi, yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia dan Siberkreasi bersama Dyandra Promosindo, dilaksanakan secara virtual pada 19 Juli 2021 di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. Kolaborasi ketiga lembaga ini dikhususkan pada penyelenggaraan Program Literasi Digital di wilayah Sulawesi. Adapun tema kali ini adalah “Cara Aman Investasi Online”. Kegiatan yang kembali dilaksanakan di Kabupaten Bone ini, diikuti sebanyak 645 peserta dari berbagai kalangan.

 

Bacaan Lainnya

Program kali ini menghadirkan empat narasumber yang terdiri dari entrepreneur digital marketer Weliyan Tanoyo, manajer pemasaran Lazada Indonesia Stephanie Sekar, dosen Rahmat Januar, dan asisten Ombudsman RI perwakilan Sulsel Hasrul Eka Putra. Adapun yang bertindak sebagai moderator adalah Linda Setiawati selaku jurnalis. Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi menargetkan peserta sebanyak 57.550 orang.

 

Pemateri pertama adalah Weliyan Tanoyo yang membawakan tema “Mengenal Marketplace: Aksesibilitas, Jenis, dan Fitur”. Marketplace menjadi perantara antara penjual dan pembeli di dunia maya. Jauh sebelum ada lokapasar, ada forum jual beli. Berbeda dari konvensional, lokapasar bisa beroperasi selama 24 jam, tidak makan tempat, tidak butuh banyak tim, bisa berjualan dimana saja selagi ada internet. “Fitur untuk pembeli diantaranya beragam metode pembayaran, game berhadiah, voucher diskon, dan bebas ongkos kirim,” ucap Weliyan.

 

Berikutnya, Stephanie Sekar menyampaikan materi berjudul “Etika Digital: Peran dan Fungsi E-Market dalam Mendukung Produk Lokal”. Ia menyebut, di samping kelebihan (kenyamanan, banyak variasi, hemat waktu dan tenaga), ada juga kekurangan e-dagang, seperti produk tidak sesuai, keterlambatan pengiriman, dan risiko penipuan. Stephanie membagikan tips yang perlu diperhatikan sebelum berjualan di lokapasar, diantaranya membuat kemasan menarik, memiliki rekening khusus usaha, dan memilih ekspedisi yang tepat.

Sebagai pemateri ketiga, Rahmat Januar membawakan tema “Literasi Digital untuk Mengubah Mindset Konsumtif Menjadi Lebih Produktif”. Perilaku konsumtif dipengaruhi beberapa hal, seperti perspektif jangka pendek (promosi), mudah dipengaruhi, karena figur publik, dan prestise. Mengubah pola pikir berarti bisa memilah antara keinginan (konsumtif) dan kebutuhan (produktif). “Menjadi produktif kuncinya adalah belanja terencana, itu merupakan hasil dari kita punya keterampilan digital,” ucapnya.

 

Adapun sebagai pemateri terakhir, Hasrul Eka Putra menyampaikan tema “Cara Aman Berinvestasi Online”. Hasrul mempresentasikan tentang apa itu investasi online, jenis-jenis investasi online, serta tips berinvestasi online dengan aman. Investasi online punya keunggulan, misalnya gampang diakses, modal terjangkau, proses cepat, edukasi investasi, dan monitoring. “Jenisnya ada reksa dana, saham, tabungan emas online, obligasi negara, aset kripto. Dari semua jenis ini ada keunggulan dan resikonya masing-masing,” katanya.

 

Setelah pemaparan materi oleh semua narasumber, kegiatan tersebut dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang dipandu moderator. Salah seorang peserta webinar Yermanto bertanya kepada Hasrul Eka Putra. “Bagaimana cara mengetahui aplikasi sebuah investasi itu aman dan terhindar dari penipuan dan pencurian data kita?” tanyanya.

 

“Yang harus kita lakukan riset, nggak perlu berat-berat, Googling. Di laman ketik alamat OJK, di situ ada beberapa fitur yang disediakan, dan menu yang dikhususkan untuk masyarakat mengecek apakah satu layanan atau aplikasi itu terdaftar atau tidak,” katanya.

 

Panitia memberikan uang elektronik senilai masing-masing Rp 100.000 bagi sepuluh penanya terpilih. Program Literasi Digital mendapat apresiasi dan dukungan dari banyak pihak karena menyajikan konten dan informasi yang baru, unik, dan mengedukasi para peserta. Kegiatan ini disambut positif oleh masyarakat Sulawesi.

 

Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi akan diselenggarakan secara virtual mulai dari Mei 2021 hingga Desember 2021 dengan berbagai konten menarik dan  materi yang informatif yang disampaikan narasumber terpercaya. Bagi masyarakat yang ingin mengikuti sesi webinar selanjutnya, informasi bisa diakses melalui https://www.siberkreasi.id/ dan akun sosial media @Kemenkominfo dan @siberkreasi, serta @siberkreasisulawesi khusus untuk wilayah Sulawesi.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *