267 Kasus Aktif di Parepare, Taufan Pawe Ingatkan Hal Ini

  • Whatsapp
267 Kasus Aktif di Parepare, Taufan Pawe Ingatkan Hal Ini

PAREPOS.CO.ID, PAREPARE- Mengkhawatirkan. Jumlah kasus konfirmasi di Parepare mencapai 267 orang. Dari jumlah itu, 240 orang menjalani isolasi mandiri (isoman). Wali Kota Parepare, Taufan Pawe mengingatkan camat dan lurah aktif dalam penanganan Covid-19 dengan mengedukasi warga mematuhi protokol kesehatan. “Informasi update sangat menyakitkan. Jumlah kasus aktif Covid-91 di Parepare mencapai 267 kasus aktif,”  ungkapnya, Rabu, 28 Juli 2021 usai penyerahan bansos di Rujab Wali Kota Parepare.

Banyaknya yang isoman, Taufan meminta RT/RW memantau. “Sampaikan jangan keluar dari rumah. Maksimal 10 hari menjalani isoman, Insyaallah akan pulih kembali. Dengan catatan jangan keras kepala dan masa bodoh. Bila diberi obat dan vitamin tolong diminum,” pintanya.

Bacaan Lainnya

Ia juga mengimbau melaksanakan dua hal penting untuk mencegah penularan virus. Yakni patuh akan protokol kesehatan seperti memakai masker, cuci tangan dan jaga jarak. Selain itu melakukan vaksinasi. “Kalau ini dua masif kita laksanakan Parepare akan mencapai kelompok herd immunity atau kekebalan kelompok. Transmisi penyebaran sangat kecil sekali. Apalagi disertai makanan bernutrisi dan olahraga,” tandasnya.

Taufan menjelaskan, mencapai herd imunity akan membuat ekonomi berjalan dengan baik. “Kapan pembangunan fisik bisa maksimal apabila anggaran digunakan terus untuk penanganan Covid. Tolong kita bekerja di hulu untuk semua jajaran. Hilir urusan rumah sakit. Bagaimana kita mensupport tenaga medis dan nakes agar bekerja dengan baik,” jelasnya.

Makanya, Taufan mengultimatum Ketua RT dan RW untuk melibatkan diri dalam penanganan Covid-19, termasuk teladan bagi masyarakat dengan melakukan vaksinasi. Pak camat, Pak Lurah, canangkan sampai ke tingkat RT/RW, saya dengan Forkopimda akan mengambil tindakan tegas kalau ada Ketua RT atau RW yang tinggal berpangku tangan di rumah. Kalau perlu, insentif triwulan ditahan apabila ada RW/RT yang belum memiliki sertifikat vaksin, tegas Taufan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *