Vaksinasi Lansia di Rutan Pinrang Diikuti 32 Warga Binaan

  • Whatsapp
Vaksinasi Lansia di Rutan Pinrang Diikuti 32 Warga Binaan
Puluhan lansia yang menjadi warga binaan Rutan Pinrang ikuti kegiatan vaksinasi Covid-19

PAREPOS.CO.ID, PINRANG – Warga Binaan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Pinrang mengikuti vaksinasi Covid-19 tahap pertama kategori Lanjut Usia (Lansia). Pelaksanaan vaksinasi tersebut, atas bentuk kerja sama Rutan Pinrang dengan Petugas Medis dari Puskesmas Mattiro Bulu. Vaksinasi berlangsung di Aula Rutan Pinrang, Kamis 10 Juni 2021, kemarin.

Perawat pada Rutan Kelas IIB Pinrang, Sri Wahyudiningsih mengatakan, secara keseluruhan sebanyak 32 Warga Binaan Rutan Pinrang kategori Lansia menerima vaksinasi, 31 antaranya menerima vaksinasi tahap pertama. ” Ada 31 orang menerima vaksin tahap pertama dan satu orang menerima vaksin tahap kedua, karena sebelum ditahan telah menerima vaksin tahap pertama,” ujarnya.

Bacaan Lainnya

Sementara, angggota Satgas Covid-19 Kabupaten Pinrang, dr Saimah mengungkapkan, proses vaksinasi yang diberikan kepada warga binaan Lansia merupakan jenis vaksin Sinovac. “Tidak jauh berbeda yang telah dilakukan di luar. Kami juga harus melakukan screening terlebih dahulu untuk memastikan warga binaan dalam keadaan sehat secara fisik sebelum disuntikkan vaksin,” ungkapnya.

dr Saimah pun berharap agar warga binaan Lansia tetap menjaga kesehatan dan diperhatikan oleh Perawat Rutan Pinrang sampai menerima vaksin tahap kedua. “Harapannya agar mereka yang telah divaksin kiranya menjaga kesehatan hingga vaksin tahap kedua yang terhitung satu bulan dari sekarang,” harapnya.

Atas kerjasama dalam pelaksanaan vaksinasi terhadap warga binaan lansia, Karutan Pinrang Wahyu Trah Utomo menyampaikan rasa terima kasih kepada Tim Medis Puskesmas Mattiro Bulu karena memberikan prioritas kepada Warga Binaan Lansia di Rutan Pinrang untuk menerima vaksin Covid-19. “Terima kasih, kepada dr Saimah dan tim atas kerjasamanya. Vaksinasi ini merupakan yang pertama bagi warga binaan Lansia di Sulawesi Selatan. Inilah bentuk ikhtiar kita semua, semoga setelah menerima vaksin ini, tidak terjadi efek samping yang berlebihan,”tutup Wahyu. (dar/B)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *