Rudapaksa Pacar di Gubuk Sawah, Petani Dicokok Polisi

  • Whatsapp
Rudapaksa Pacar di Gubuk Sawah, Petani Dicokok Polisi

PAREPOS.CO.ID, SIDRAP — Antae alias Tahir (39), seorang petani di Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan (Sulsel), ditangkap polisi karena dua kali merudapaksa pacarnya.

Tak hanya itu, pelaku membiarkan salah seorang rekannya ikut memperkosa korban. “Pelaku adalah pacar korban, baru pacaran,” kata Kasat Reskrim Polres Sidrap, AKP Benny Pornika, Selasa 8 Juni.

Benny menjelaskan, korban yang berusia 25 tahun itu awalnya dijemput pelaku di rumahnya di Kabupaten Wajo, Sulsel, Rabu 2 Juni.

Korban kemudian dibawa ke sebuah gubuk sawah tak jauh dari rumah pelaku di Desa Kalosi, Kecamatan Dua Pitue, Sidrap, Sulsel.

“Pelaku menarik korban ke sebuah gubuk di area persawahan dan meminta korban agar melayaninya berhubungan badan, tapi korban menolaknya,” jelasnya.

Namun penolakan korban membuat pelaku naik pitam sehingga melakukan pengancaman penganiayaan. Korban terpaksa menuruti permintaan pelaku.

“Korban merasa takut dan bersedia melayani pelaku untuk melakukan hubungan badan,” katanya.

Benny mengungkapkan pemerkosaan tersebut berlangsung hingga dua kali. Aksinya yang kedua menggunakan alasan berbeda.

“Hubungan badan yang kedua kalinya dengan bujukan, bila korban bersedia melayaninya, pelaku akan mengantar korban pulang ke rumahnya,” ungkapnya.

Namun, ketika aksi pemerkosaan tersebut selesai, pelaku tidak menepati janjinya mengantar korban pulang. Pasalnya, rekan pelaku berinisial R juga datang ke lokasi. Antae hanya menyisipkan uang Rp 100 ribu ke saku korban, lalu meninggalkannya.

“Selanjutnya lelaki R meminta korban melayaninya untuk melakukan hubungan badan. Karena takut, korban mengikuti permintaan pelaku R,” ujarnya.

Keesokan harinya, Kamis 3 Juni, korban mencari jalan pulang ke rumah. Dia pun menumpang minibus untuk kembali ke kampung halamannya di Wajo, Sulsel.

“Korban lalu menceritakan peristiwa yang dialaminya kepada keluarganya dan selanjutnya pihak keluarga mengantar korban membuat laporan di SPKT Polres Sidrap,” ucap dia.

Setelah memproses laporan korban, Resmob Polres Sidrap bergerak ke wilayah Desa Kalosi, Kecamatan Dua Pitue, Sidrap Sulsel. Pelaku pun ditangkap di rumahnya pada Senin 7 Juni sekitar pukul 19.00 Wita. “Pelaku mengakui perbuatannya, sementara rekannya yang berinisial R masih dalam pengejaran,” tutupnya. (ami/B)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *