Puluhan Ruko Terbakar, Semen Tonasa Salurkan Bantuan Uang Tunai Bagi Korban

  • Whatsapp
Puluhan Ruko Terbakar, Semen Tonasa Salurkan Bantuan Uang Tunai Bagi Korban
Kepala Unit CSR PT Semen Tonasa, Harun Diming mewakili Manajemen Semen Tonasa menyalurkan bantuan kepada korban kebakaran

PAREPOS.CO.ID,PANGKEP– Sebagai wujud kepedulian dari  PT Semen Tonasa, terhadap warga disekitarnya yang dilanda bencana. Perusahaan plat merah yang berpusat di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), menyalurkan bantuan berupa uang tunai bagi para korban kebakaran yang terjadi di area ruko Pasar palampang, Kelurahan Mappasaile, Kecamatan Pangkajene, pada Selasa 8  Juni 2021, lalu.

Amukan dari si jago merah diarea jantung perekonomian masyarakat itu mengakibatkan, sebanyak 55 kios ludes terbakar. Ruko-ruko yang berjejer rapi tersebut terdiri dari penjual buah, pedagang pakaian, pedagang campuran, pedagang makanan, dan pedagang elektronik, serta penjual parfum. Bantuan uang tunai diberikan langsung dilokasi kebakaran oleh Kepala Unit CSR PT Semen Tonasa, Harun Diming mewakili Manajemen Semen Tonasa, Rabu 9 Juni, kemarin.

Bacaan Lainnya

Total bantuan uang tunai yang diberikan senilai Rp 27,5 juta. Tidak hanya itu, salah satu perusahaan BUMN terbesar dikawasan Timur Indonesia juga menurunkan tim damkarnya sebanyak 2 unit dan 1 unit mobil tangki air, guna membantu memadamkan amukan si jago merah pada saat kejadian. Melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) sebagai bentuk tanggung jawab perusahaan dan cerminan kepedulian sosial terhadap masyarakat.

Direktur Utama PT Semen Tonasa, Mufti Arimurti mengatakan, aksi tanggap darurat yang dilakukan sebagai bentuk kepedulian korporasi untuk meringankan beban masyarakat yang tertimpa musibah serta bagian dari kebersamaan antara Manajemen PT Semen Tonasa dengan masyarakat sekitarnya. Rusmini penjual kosmetik, di salah satu pemilik kios yang terbakar sangat bersyukur atas bantuan yang diberikan oleh PT Semen Tonasa. Menurutnya bantuan ini, benar-benar sangat dibutuhkan saat ini.

Seperti diketahui, Selasa 8 Juni, sekitar pukul 14.00 Wita. Si jago merah meratakan 55 kios di area Pasar Sentral Pangkajene. Puluhan kios itu berada di sisi timur jalur keluar masuk pasar. Lurah Mappasaile Wahid Perdana Putra mengatakan, kebakaran terjadi sekitar pukul 14.00 Wita. Butuh waktu dua jam bagi petugas pemadam kebakaran untuk menjinakkan si jago merah. Pemadaman sulit dilakukan karena lapak pedagang rata-rata terbuat dari kayu sehingga mudah terbakar. “Apalagi saat kejadian angin kencang, sehingga api cepat menyebar,” ujar Sekretaris KNPI Pangkep itu dilokasi kejadian.

Senada diungkapkan, Camat Pangkajene, Azwar Anas dugaan awal kebakaran ini adalah korsleting listrik karena banyak pedagang yang menyambung listrik dengan mencantol langsung ke tiang listrik. Meski begitu, ia mengaku masih menunggu penyelidikan aparat kepolisian untuk mengetahui penyebab pastinya. “Kalau dugaan awal penyebab kebakaran yaitu korsleting listrik. Sementara kerugian masih didata,” ucapnya.(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *