PMII Gelar Aksi Solidaritas di Mapolres Parepare, Zulkifli: Pejabat jangan Bergaya Preman

  • Whatsapp
PMII Gelar Aksi Solidaritas di Mapolres Parepare, Zulkifli: Pejabat jangan Bergaya Preman

PAREPOS.CO.ID,PAREPARE-  Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Parepare menggelar aksi solidaritas di depan Mapolres Parepare. Aksi tersebut menindaklanjuti intruksi PKC PMII Sulawesi Selatan untuk merespon sikap arogansi penanganan aksi di Kabupaten Bulukumba dan Sinjai yang mengakibatkan kader terluka.

“Aksi hari ini, serentak di PMII Sulsel, ini intruksi langsung dari PKC PMII Sulsel untuk merespon arogansi penanganan aksi di Bulukumba dan Sinjai yang mengakibatkan kader PMII terluka,” ujar Ketua Cabang PMII Parepare, Zulkifli, Senin 21 Juni 2021.

Bacaan Lainnya

Dari tindakan arogansi itu, kata Zulkifli, jangan ada pemerintah rasa preman setiap menerima kritikan dari kalangan mahasiswa karena seharusnya menerima aspirasi bukan menjadi provokator. “Jangan ada kepala daerah atau pejabat bergaya preman karena mereka pelayan bagi rakyatnya. Sebagai pejabat daerah sudah seharusnya menerima aspirasi dari masyarakat bukan malah jadi provokator yang justru tindakannya menimbulkan kericuhan saat aksi,” tegas Zulkifli.

Zulkifli pun mendesak Polres Parepare untuk meneruskan tuntutannya ke Kapolda Sulsel untuk mengusut tuntas provokator terhadap kader PMII Bulukumba dan Sinjai minggu lalu saat unjuk rasa. “Mendesak Kapolres Parepare meneruskan Kapolda Sulsel untuk segera mengusut tuntas provokator dan tindakan represif terhadap kader PMII di Bulukumba dan Sinjai,”tegasnya.

Seperti diketahui, aksi solidaritas ini berlangsung dihampir seluruh daerah untuk mengusut tuntas pemukulan terhadap kader PMII di Bulukumba dan Sinjai.

Sementara itu, Wakapolres Kompol Darno yang menerima peserta aksi mengatakan, menerima dan akan meneruskan tuntutannya ke Polda Sulsel terkait tindakan represif pejabat daerah di Bulukumba dan Sinjai. “Siap meneruskan ke Kapolda agar kasus tindakan represif dan provokator terhadap kader PMII bisa di usut tuntas,” tutupnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *