Perkuat Peran PPID Sulsel Hadapi Perubahan Sistem Komunikasi

  • Whatsapp
Perkuat Peran PPID Sulsel Hadapi Perubahan Sistem Komunikasi

PAREPOS.CO.ID, MAKASSAR– Kelas Kehumasan Rakyat Institut menggelar Penguatan Peran dan Fungsi Pekerja Penanggungjawab Informasi dan Dokumentasi (PPID) Sulsel dalam sistem komunikasi. Kegiatan yang bertemakan “Membangun Komunikasi Publik, di Era Konvergensi Media”, berlangsung di Macone Hotel, Kota Makassar, Rabu, 30 Juni 2021.

Kegiatan dibuka Kepala Dinas Komunikas, Informatika, Statistik dan Persandian (Kominfo-SP) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Amson Padolo, S.Sos MSi. Kegiatan akan dilaksanakan selama dua hari, yang diikuti 70 peserta dimana dibagi dua kelompok masing-masing 35 orang dalam sehari.

Bacaan Lainnya

Perkuat Peran PPID Sulsel Hadapi Perubahan Sistem Komunikasi Perkuat Peran PPID Sulsel Hadapi Perubahan Sistem Komunikasi

Wakil Ketua Bidang Pendidikan PWI Provinsi Sulawesi Selatan, H Suwardi Thahir dan Direktur Harian PAREPOS, H Mappiar HS didaulat menjadi pemateri dalam kegiatan pelatihan tersebut. H Suwardi Thahir menjelaskan,
kegiatan tersebut bertujuan bagaimana memperkuat fungsi-fungsi PPID yang berkaitan dengan kehumasan di dalam perubahan sistem komunikasi. “Bagaimana caranya memproduksi berita, cara meyalurkan berita, juga cara mengkomsumsi berita. Karena perubahan-perubahan itu maka sekarang bisa banyak muncul hoax, karena semua orang bisa memproduksi berita,” ungkapnya.

Olehnya itu, H Suwardi Thahir yang juga merupakan Direktur SDM Fajar Holding, berharap peserta mampu mengetahui proses informasi berita, bagaimana perubahan ekosistem itu, serta bagaimana menghadapi wartawan. “Untuk perkuat PPID, mereka harus dibekali tentang kewartawanaan. Bagaimana berita diproses sehingga sampai kepada pembaca. Intinya bagaimana PPID ini menyampaikan,” tegasnya.

Sebelumnya, Kadis Kominfo-SP Provinsi Sulsel, Amson Padolo mengakui, kegiatan yang digelar Rakyat Institut ini sangat baik sebab masyarakat telah jenuh dengan penyajian informasi pandemi terus menerus selama setahun. “Memang Informasi itu sangat penting. Akibat pandemi ini dan informasi yang diterima secara terus menerus masyarakat bisa stres, ditambah kapasitas ekonomi semakin menurun itu juga bisa menurunkan imunitas tubuh, kalau kita tidak mampu mengontrol isu yang ada maka masyarakat akan semakin stres,”singkatnya.(nan/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *