Pengusaha dan Tiga Kepala Daerah Nahkodai PMI di Ajatappareng

  • Whatsapp
Pengusaha dan Tiga Kepala Daerah Nahkodai PMI di Ajatappareng
Ketua PMI Sulsel, Adnan Purichta YL

PAREPOS.CO.ID,PAREPARE– Tiga kepala daerah resmi menjabat Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) untuk masa bakti 2020-2025. Ketiga kepala daerah di wilayah Ajatappareng itu diantaranya, Bupati Pinrang, HA Irwan Hamid, Bupati Sidrap, H Dollah Mando dan Bupati Enrekang, H Muslimin Bando. Sedangkan untuk Kota Parepare dipimpin salah satu putra daerah yang berlatar belakang pengusaha sukses dibidang pertambangan, Surianto.

Pelantikan Dewan Kehormatan dan Pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) diwilayah Ajatappareng tersebut dipimpin langsung, Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Adnan Purichta YL yang juga merupakan Bupati Gowa. Pelantikan para ketua diwilayah Ajatappareng dimulai di Kabupaten Sidrap, Sabtu 26 Juni 2021, di Lantai III Kantor Bupati Sidrap. Pelantikan ditandai pengucapan ikrar dan penandatanganan berita acara pelantikan oleh Bupati Gowa dua periode dan Ketua PMI Kabupaten Sidrap yang baru dilantik, H Dollah Mando.

Bacaan Lainnya

Ketua PMI Kabupaten Sidrap, H Dollah Mando dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada Ketua Pengurus PMI Sulsel dan jajaran Ketua PMI Kecamatan se-Kabupaten Sidrap yang telah memilih dirinya secara aklamasi pada Musyawarah Kabupaten Luar Biasa (Muskablub), 16 Juli 2020 lalu. Bupati Sidrap itu juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah turut serta menyukseskan hajat PMI tersebut. “Kami kepengurusan yang baru, memohon bimbingan serta arahan Ketua PMI Provinsi Sulsel agar dalam memimpin PMI ke depan dapat optimal sesuai dengan aturan organisasi,” ungkap Dollah.

“Kami berkomitmen untuk meningkatkan sinergitas yang selama ini telah terjalin dengan OPD dan organisasi mitra PMI di Kabupaten Sidrap, maupun jenjang di atasnya untuk dapat mewujudkan PMI yang profesional, netral, mandiri dan bergerak bersama masyarakat sesuai visi Palang Merah Indonesia,” tutup Dollah. Dalam pelantikan itu, Ketua PMI Provinsi Sulsel juga memberikan 1 unit mobil operasional (pickup), 10 hand prayer, serta 50 helmet perlengkapan APD.

Pada hari yang sama di Kota Parepare, pelaksanaan pelantikan pengurus PMI digelar di Gedung Balai Ainun, Sabtu 26 Juni 2021, yang dihadiri Wakil Wali Kota Parepare, H Pangerang Rahim bersama Forkopimda setempat. H Pangerang Rahim dalam sambutannya atas nama Pemerintah Kota Parepare mengucapkan selamat kepada pengurus PMI Kota Parepare yang baru dilantik. “Palang merah adalah sebuah organisasi yang bergerak dalam bidang sosial kemanusiaan. Kedepan sangat diharapkan kerja-kerja sosial masyarakat membantu Pemkot demi kesejahteraan umat,” ucapnya. Dia pun menyebutkan, suatu kebanggaan kepada seluruh komponen PMI Parepare yabg telah berkomitmen hadir di tengah-tengah masyarakat, bersinergi dengan pemerintah dalam penanggulangan bencana dan kesehatan di masyarakat.

Ketua PMI terpilih Surianto mengungkapkan, PMI ke depan siap bersinergi dengan pemerintah Kota. Sebab, Kota Parepare, merupakan kota strategis, kota religius, kota wisata, kota pendidikan, dan juga kota kesehatan yang memiliki rumah sakit rujukan yang dilengkapi alat cuci darah. “Olehnya itu kami sangat mengharapkan kepada Pemkot Parepare agar mengimbau jajarannya, dan juga kepada TNI, Polri serta masyarakat umum, untuk mendonorkan darahnya ke PMI Parepare supaya stok darah selalu ada untuk masyarakat kita,”singkatnya

Pelantikan Ketua PMI di Kabupaten Pinrang dan Enrekang, Minggu 27 Juli, Adnan juga menyerahkan bantuan masing-asing 1 unit mobil operasional relawan, 10 sprayer, dan 50 pakaian hazmat. Pelantikan pengurus PMI Kabupaten Pinrang masa bakti 2019-2024 dilaksanakan di Ballroom Hotel MS Pinrang. Sedangkan PMI Enrekang digelar di Pendopo Rujab Bupati Enrekang. Ketua PMI Pinrang terpilih, HA Irwan Hamid menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Ketua PMI Sulsel dan jajaran pengurus yg telah menyempatkan hadir pada acara tersebut.

Irwan Hamid berharap kepengurusan PMI Cabang Pinrang yang baru dilantik ini akan langsung membuat program dan seterusnya melakukan kegiatan untuk kemanusiaan. Irwan Hamid pun berharap para pengurus PMI Pinrang yang selama ini telah memberikan kontribusi nyata pada kemanusiaan, mampu dipertahankan pada kepengurusan kali ini. n”PMI Pinrang selalu terdepan dalam tugas kemanusiaan dan ke depannya PMI akan semakin memberikan kontribusi penting pada bidang kemanusiaan dan sosial kemasyarakatan,” kata Irwan.

Terpisah, Ketua PMI Enrekang H Muslimin Bando dalam sambutannya mengucap terima kasih atas kehadiran Ketua PMI Provinsi Sulsel yang akhirnya hadir di bumi Massenrempulu. “Terima kasih pada semua pengurus terkhusus Ketua Provinsi yang akhirnya tiba di Kabupaten Enrekang beserta seluruh jajaran Pengurus dan Forum Koordinasi ditingkat Kecamatan se-Kabupaten Enrekang,” ungkap MB sesaat setelah pengambilan sumpah. Bupati Enrekang dua periode ini mengungkapkan pujian khusus kepada Adnan Purictha IYL karena di usia muda sudah menjadi Bupati idola dan saat ini juga sebagai menjabat Ketua PMI Provinsi Sulawesi Selatan. “Saya rasa beliau ini keterwakilan anak muda, juga sebagai anak Sulawesi yang penuh prestasi dalam memimpin dan rasanya tidak salah kalau saya mengatakan beliau adalah idola,” ungkapnya.

Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Adnan Purichta dalam sambutannya menyampaikan, PMI merupakan organisasi kemanusiaan. Sehingga setiap orang yang ingin ber PMI adalah orang yang harus memulai seluruh kegiatan PMI dengan ketulusan dan keikhlasan. Maka dalam melakukan tugas kemanusiaan tidak bisa dilakukan dengan jalan sendiri-sendiri tapi dibutuhkan kolaborasi semua pihak untuk bisa memberikan kontribusi terbaik kepada yang membutuhkan. “PMI ini organisasi kemanusiaan sehingga jika ingin berkontribusi untuk daerah dan ingin membantu sesama maka tempatnya adalah PMI,” jelasnya.

Selain itu, Adnan menyampaikan PMI kabupaten/kota segera menetapkan struktur tugas dan tanggung jawab kepengurusan dan struktur markas berdasarkan kompetensi serta melakukan pembinaan peningkatan kapasitas SDM relawan melalui pelatihan. “PMI bukan hanya tentang donor darah tapi semua lini kehidupan manusia. Ketika ada bencana, PMI selalu siap siaga dan turun langsung ke lapangan membantu sesama,” tambahya. Ia juga mengajak PMI kabupaten dan kota agar bisa bersinergi dengan pemerintah dan Forkopimda setempat agar kebutuhan stok darah bisa tercukupi di daerah masing-masing dan Sulsel secara keseluruhan. “Kami ini PMI bisa menjalin kerjasama dengan Forkopimda, karena selama ini PMI di backup TNI/Polri dalah hal stok darah. Kita harapkan semua organisasi vertikal bisa MoU dengan PMI agar diatur jadwal setiap bulannya untuk melakukan donor rutin sehingga kebutuhan stok darah bisa aman,” harap Adnan.(tim/*)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *