Pemkab Soppeng Lelang Danau Tempe

  • Whatsapp
Pemkab Soppeng Lelang Danau Tempe

PAREPOS.CO.ID, SOPPENG — Pemerintah Kabupaten Soppeng melalui Dinas Peternakan, Kesehatan Hewan dan Perikanan melakukan pelelangan Danau Tempe yang masuk dalam wilayah Soppeng, di Kantor Kecamatan Marioriawa, Selasa 22 Juni.

Kegiatan tersebut dirangkaikan penyerahan Kartu Utama Sektor Kelautan dan Perikanan (KUSUKA) dari BRI Cabang Soppeng oleh wakil Bupati Soppeng H Lutfi Halide didampingi Pinca BRI Soppeng Akhmad Zaki Setiawan. Kartu itu berlaku bagi para pelaku usaha perikanan untuk mempermudah dalam memperoleh kredit di BRI.

Bacaan Lainnya

Wakil Bupati Soppeng, Lutfi Halide dalam sambutannya mengatakan, dalam beberapa tahun terakhir kondisi Danau Tempe mengalami perubahan yang memengaruhi kondisi ekosistem perairan umum.

Dengan demikian, kata dia, ada beberapa alternatif penanganan yang diharapkan dapat menyelamatkan Danau Tempe dan perairan umum. Diantaranya mengatur volume tangkapan dengan menentukan jumlah tangkapan maksimum keseimbangan populasi ikan, menentukan waktu penangkapan ikan karena secara alamiah ikan memiliki waktu dan tempat pemijahan dialam.

Selanjutnya, pembatasan ukuran alat tangkap, larangan pemakaian alat tangkap yang dapat merusak habitat dan ekosistem di Danau Tempe dan perairan umum yang tidak sesuai dengan aturan yang berlaku.

Pemkab Soppeng, kata Lutfi Halide, telah melaksanakan beberapa upaya dalam mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat utamanya nelayan pesisir Danau Tempe, dengan hanya melelang Danau tempe selama 6 Bulan. Pembangunan tempat pendaratan ikan sebagai tempat pangkalan pendaratan perahu dialokasikan di Salomate Kelurahan Limpomajang dan AnetuE di Kelurahan Kaca.

Membebaskan sebagian wilayah Danau atau tidak dilelang, yakni Belle BaruE dan TaccipiE yang bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada nelayan yang tidak sempat membeli/ ikut pelelangan Danau Tempe.

” Memberikan bantuan sarana dan prasarana penangkapan ikan kepada kelompok nelayan sesuai kebutuhan daerah. Memberikan bantuan sarana dan prasarana pengolahan dan pemasaran ikan kepada kelompok pengolah dan pemasar ikan,” tambah Lutfi Halide.

Sementara Kadis Peternakan, Kesehatan Hewan dan Perikanan Soppeng Erman Asnawi mengatakan, kegiatan pelelangan Danau Tempe dilaksanakan dengan harapan dapat mengoptimalkan pengelolaan danau tempe yang dikuasai Pemkab Soppeng. Dengan memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mengelola secara intensif mulai tanggal 1 Juli sampai 31 Desember 2021. Dan sebagai sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang dapat dimanfaatkan untuk pembangunan pada berbagai sektor di Kabupaten Soppeng.

” Khusus Pallawang Danau yang dilelang hari ini sebanyak 13 bagian, yakni Tebbue/Mallawae, AladiE, Lompo Maniang, Pengae, Annung Lebbae, Bentenge, Manggalunge, Paware’e, Ujung Alluppang, Sepa’ Bakke, Topagoling, Lompo Manorang, dan Ongkoe,” urai Erman Asnawi. (wis/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *