Pemda Harus Gunakan Data Gender dan Anak Sebagai Dasar Perencanaan Pembangunan

  • Whatsapp
Pemda Harus Gunakan Data Gender dan Anak Sebagai Dasar Perencanaan Pembangunan
Bupati Pangkep bersama Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3A-Dalduk KB) Provinsi Sulsel, Hj. Fitriah Zainuddin

PAREPOS.CO.ID,PANGKEP– Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3A-Dalduk KB) Provinsi Sulsel, Hj. Fitriah Zainuddin menghadiri kegiatan sosialisasi Penyajian Data Gender dan Anak di Kabupaten Pangkep, Kamis 24 Juni, kemarin. Kadis DP3A Dalduk KB Sulsel Mengaku Pemerintah Provinsi Sulsel terus mendorong Kabupaten dan Kota sesulsel untuk aktif dalam Penyajian Data Gender dan Anak. ” Kita terus mendorong seluruh pemerintah daerah aktif dalam Penyajian Data Gender dan Anak, hal ini sebagai upaya agar Pemanfaatan data terpilah gender dan anak dapat digunakan di berbagai perencanaan pembangunan daerah,” ungkapnya.

Ia menyebutkan tujuan kegiatan ini untuk mensosialisasikan bentuk penyajian data terpilah gender dan anak. ” Salah satu tujuan kegiatan ini untuk mensosialisasikan bentuk penyajian data terpilah gender dan anak,  kepada seluruh anggota forum data gender dan anak Kabupaten Pangkep,” sebutnya . Lebih jauh, Kadis DP3A Dalduk KB Sulsel menegaskan kabupaten, kota hendaknya menggunakan data terpilah gender dan anak sebagai dasar perencanaan pembangunan. ” Pemerintah daerah harus menggunakan data terpilah gender dan anak sebagai dasar perencanaan pembangunan dan menghasilkan data terpilah gender dan anak sebagai hasil dari pembangunan,” tuturnya. ” Sehingga dapat mengintegrasikan perspektif gender dalam satu dimensi integral dari perencanaan, penyusunan, pelaksanaan, sampai ke Monev atas kebijakan dan program pembangunan guna memberikan manfaat dan daya ungkit pengarusutamaan gender (PUG),” tegasnya.

Menurutnya, penyajian data terpilah gender sudah dilakukan dalam bentuk website SIGA (Sistem Informasi Gender dan Anak) yang diinisiasi oleh pemerintah provinsi dan sudah direplikasi oleh 16 kabupaten/ kota di Sulsel, salah satunya Kabupaten Pangkep. ” Website SIGA menyajikan data terpilah gender dan anak yang up to date karena datanya diinput langsung oleh masing2 OPD  tim data gender dan anak,” pungkasnya. Ia menambahkan kegiatan sosialisasi ini dihadiri Bupati Pangkep, Lembaga Vertikal dan NGO Mitra DP3A Pangkep.  ” Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh kepala OPD Kabupaten Pangkep, Lembaga Vertikal dan NGO Mitra DP3A Pangkep. Yang di buka secara resmi oleh Bupati Pangkep,” tutupnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *