Pembunuh Ibu Muda dan Anak Ditangkap, Ini Penyebabnya

  • Whatsapp
Pembunuh Ibu Muda dan Anak Ditangkap, Ini Penyebabnya
Lokasi kejadian pembunuhan di Kabupaten Pinrang.
PAREPOS.CO.ID, PINRANG– Hanya dalam waktu tiga jam. Satuan Reskrim Polres Pinrang akhirnya berhasil mengungkap pelaku pembunuhan keji tragis terhadap Ibu muda dan anaknya di salah satu rumah kos di Jalan Kijang, Kelurahan Macorawalie, Kecamatan Watang Sawitto, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, Minggu 27 Juni, sekitar pukul 12.30 Wita. Korban diketahui bernama Sri Ernawati (34) salah satu perawat di Plamonia Makassar dan anaknya Muhammad Adri (9).
Kasat Reskrim Polres Pinrang Iptu Deki Marizaldi mengatakan, pelakunya bernama Abd. Azis (19) tahun berprofesi sebagai pengantar galon.  Motif terjadinya tindak pidana pembunuhan, kata Deki, saat pelaku sebagai pengantar galon masuk ke kamar kos korban. Pelaku gelap mata, bernafsu karena melihat korban yang berpakaian seksi dan ingin memperkosanya. “Pelaku bernafsu karena melihat korban (Sri) berpakaian seksi dan ingin memperkosanya. Pelaku langsung mendorong badan korban sehingga terjatuh di tempat tidur namun korban melawan sehingga pelaku mengambil pisau dapur yang ada di samping tempat tidur dan menikam korban sebanyak dua kali,” kata Deki.
Dalam keadaan sudah ditikam pelaku ingin melanjutkan perbuatannya yang ingin memperkosa korban (Sri) namun anak korban (Adri) keluar dari WC. “Pelaku berbalik dan memukul perut Adri dan kembali mengambil pisau yang lain, lalu menikamnya sebanyak dua kali. Setelah melakukan aksinya tersebut pelaku mengunci kamar korban dan membuang kunci kamar korban di sungai,” bebernya. Hasil Interogasi Pelaku AS mengakui perbuatannya yang telah melakukan pembunuhan tersebut terhadap kedua korbanya dengan menggunakan pisau dapur dengan cara menikam korban. “Pelaku mengakui semua perbuatannya, yang telah melakukan pembunuhan tersebut terhadap kedua korbanya dengan menggunakan pisau dapur dengan cara menikam korban,” pungkas Deki.
Deki menceritakan kronologi kasus itu terungkap, dari keterangan beberapa saksi mata menyebutkan sebelum terjadi pembunuhan, didalam rumah kos tersebut terdengar suara cekcok pas kamar kos korban. Tidak lama kemudian keluar dari rumah itu seorang laki-laki pengantar galon. Menaruh kecurigaan tetangga kamar kos korban mencoba membuka pintu kamar namun terkunci.  Tidak berselang lama suami siri korban datang membuka pintu dan melihat istrinya sudah bersimbah darah dengan kondisi tidak mengenakan celana di tempat yang sama, begitu juga anak korban mengalami hal yang sama.
Korban Sri Irmawati Nur terdapat luka tusuka di Pinggang sebelah kanan dan luka tusukan pada punggung serta bekas cakaran di leher sedangkan anaknya terdapat luka  tusukan pada leher sebanyak 1 (Satu) kali. Barang bukti yang diamankan berupa pisau dapur sebanyak 3 yang diduga dipakai pelaku menghabisi nyawa kedua korban . (mnr/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *