Dubes Rusia Takjub Keindahan Geopark Maros Pangkep

  • Whatsapp
Dubes Rusia Takjub Keindahan Geopark Maros Pangkep
Duta besar Rusia untuk Indonesia, Ludmila Voribieva didampingi langsung (GM) Geopark Nasional Maros Pangkep, Dedy Irfan saat melakukan kunjungan wisata di sejumlah daya tarik wisata di Kabupaten Maros bersama Atase Militer Rusia, Zhenovatyy Sergey, Minggu 13 Juni 2021

PAREPOS.CO.ID,MAROS– Duta besar Rusia untuk Indonesia, Ludmila Voribieva melakukan kunjungan wisata di sejumlah daya tarik wisata di Kabupaten Maros bersama Atase Militer Rusia, Zhenovatyy Sergey, Minggu 13 Juni 2021. Kedatangan perwakilan Negara Rusia di Indonesia itu didampingi langsung General Manager (GM) Geopark Nasional Maros Pangkep, Dedy Irfan. Mereka melakukan kunjungan untuk menikmati pesona kawasan Geopark Maros Pangkep

Dedy Irfan mengatakan, jika bentangan kawasan karst maros pangkep memang sangat menarik untuk dikunjungi, kunjungan Dubes Rusia itu telah mendatangi beberapa daya tarik wisata yang merupak geosite dalam geopark seperti KWA Air Terjun Bantimurung, Danau Kassi Kebo, Gua Batu, kemudian ke Taman Arkeologi Leang Leang dan Kawasan Karst Rammang-rammang. “Geopark Maros Pangkep saat ini sedang diajukan sebagai salah satu kandidat warisan dunia ke UNESCO oleh Pemerintah Republik Indonesia. Besar Harapan kami, kunjungan Dubes Rusia ini akan menambah Daya Gebrak Promosi dan menambah kunjungan wisatawan mancanegara khususnya dari Rusia,” ungkapnya.

Bacaan Lainnya

Ia melanjutkan, dimana Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, Pemerintah Kabupaten Maros dan Pemerintah Kabupaten Pangkep serta Badan Pengelola Geopark terus bersinergi bersama dalam mewujudkan target tersebut. “Duta Besar Rusia untuk Indonesia menyampaikan rasa Takjub nya yang luarbiasa dengan Alam yang sangat Indah dan Mempesona di Kawasan Geopark Maros Pangkep. Mereka melihat masih sangat banyak potensi pariwisata yang luar biasa untuk dikembangkan kedepan dengan tetap tentunya menjaga keasrian alam yang ada,” bebernya. ” Mereka juga sangat terkesan dengan keramahtamahan yang luarbiasa dari masyarakat yag mereka temui. Namun karena waktu yang membatasi, mereka berharap bisa kembali lagi dan mengunjungi beberapa geosite yang ada dalam kawasan Geopark Maros Pangkep,” tambah Dedi.(tip/B)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *