Dua Perda untuk DPRD Soppeng Ditetapkan

  • Whatsapp
Dua Perda untuk DPRD Soppeng Ditetapkan

PAREPOS.CO.ID, SOPPENG — DPRD Kabupaten Soppeng kembali melahirkan dua Peraturan Daerah (Perda) inisiatif, yakni Perda tentang Kepemudaan dan Perda tentang penertiban Ternak dan Hewan Liar, Jumat 18 Juni.

Hal itu terungkap dalam rapat paripurna DPRD pembicaraan tingkat II dipimpin Ketua DPRD Soppeng H Syahruddin M Adam,
ditandai dengan penandatanganan berita acara persetujuan bersama penetapan dua Perda tersebut. Diawali Bupati Soppeng disusul ketua DPRD dan dua wakil ketua DPRD. Selanjutnya penyerahan keputusan DPRD oleh ketua DPRD kepada Bupati Soppeng.

Bacaan Lainnya

Bupati Soppeng, H Andi Kaswadi Razak dalam pendapat akhirnya menyampaikan, bahwa keberadaan Perda tentang kepemudaan akan menjadi landasan yuridis bagi pemerintah daerah melakukan kebijakan pembangunan kepemudaan yang diarahkan untuk mewujudkan organisasi kepemudaan yang serasi diberbagai bidang kepemudaan.

Selanjutnya, meningkatkan pendidikan, keterampilan, kewirausahaan kepeloporan dan kepemimpinan bagi pemuda, serta meningkatkan perlindungan bagi segenap generasi muda.

Menurut Andi Kaswadi, keberhasilan pembangunan pemuda sebagai sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas dan memiliki keunggulan daya saing merupakan salah satu kunci untuk membuka peluang bagi keberhasilan diberbagai sektor pembangunan lainnya.

” Oleh karena itu, pembangunan kepemudaan di anggap sebagai salah satu program yang tidak dapat diabaikan dalam menyiapkan kehidupan bangsa di masa yang akan datang,” ungkapnya.

Sedang Ranperda penertiban ternak dan hewan liar, lanjut Andi Kaswadi, diarahkan menjadi regulasi daerah yang mengatur secara khusus upaya pemerintah daerah dalam penanganan dan penertiban ternak dan hewan liar. Dan tidak kalah pentingnya menggugah kesadaran hukum masyarakat khususnya pemilik, pengembala atau pengadu ternak agar tertib dalam pemeliharaan ternak dan pengembalaan ternak.

Keberadaan Perda ini, kata dia, tentunya relevan dengan kondisi dan perkembangan jumlah dan jenis hewan ternak yang ada di Kabupaten Soppeng. Sehingga pengaturan terkait mekanisme dan tata cara penertiban ternak dan hewan liar menjadi substansi yang penting diatur. Sekaligus mencabut keberadaan PerdaTingkat II Kabupaten Soppeng Nomor 12/1994 tentang pemeliharaan dan penertiban ternak yang tidak sesuai dengan dinamika dan perkembangan sosial kemasyarakatan dewasa ini. (wis/B)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *