Dewan Desak Rumah Sakit Serius Tangani DBD di Sidrap

  • Whatsapp
Dewan Desak Rumah Sakit Serius Tangani DBD di Sidrap

PAREPOS.CO.ID, SIDRAP — Rombongan Komisi I DPRD Kabupaten Sidrap inspeksi mendadak (Sidak) ke Rumah Sakit Nene Mallomo, Kamis 17 Juni.

Mereka mendesak pihak Rumah Sakit (RS) serius menangani kasus DBD. Hal itu menyusul meningkatnya jumlah kasus DBD di Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Bacaan Lainnya

“Kami minta pihak RS serius menangani kasus DBD. Kalau perlu, ada langkah bagaimana mengantisipasi terjadinya kasus tersebut,” kata Anggota Komisi I DPRD Sidrap, Samsumarlin usai melakukan sidak di RS Nene Mallomo.

Legislator NasDem itu menyebutkan, kasus DBD di Sidrap sudah memprihatinkan. Berdasarkan data, kata dia, kasus DBD sudah mencapai 360 penyintas. “Dari data yang didapat, jumlah penderita sudah mencapai 360 penderita dengan jumlah pasien meninggal 5 orang. Jika ini tidak segera ada upaya penanganan yang serius dari seluruh pihak, maka jumlah penderita akan terus bertambah,” katanya.

Direktur RS Nene Mallomo Sidrap, Sahriah Usman mengaku pihaknya serius menangani kasus DBD dengan baik. Saat ini, kata Sahriah, penyintas DBD di RS Nene Mallomo mencapai 26 orang yang didominasi usia anak-anak. “Saya tidak tahu berapa jumlah persisnya tetapi pasien DBD didominasi anak-anak,” ujarnya.

Sementara itu, Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Sidrap, Ishak Kenre tak menampik peningkatan jumlah kasus DBD tersebut.

Jubir Gugus Tugas Penanganan COVID-19 itu mengungkapkan, jumlah penderita hingga 15 Juni sudah 360 orang. “Kasus tertinggi ada di Kecamatan Maritengngae dengan 138 kasus, 2 meninggal, disusul Amparita 58 pasien, 1 meninggal dan Rappang 40 penderita. Kasus 1 penderita meninggal lainnya terjadi di Lancirang,” kata Ishak.

Sekadar diketahui, rombongan Komisi I DPRD Sidrap ini dipimpin Ahmad Shalihin Halim. Dia didampingi Samsumarlin, Idham Mase, Hj Kartini Bekka, Naharuddin, A Fachri, dan H Fatahuddin. Selain mengunjungi Rumah Sakit Nene Mallomo, Komisi I juga mendatangi Puskesmas Manisa. (ami/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *