Belum Terlambat untuk Hambat Laju Penularan COVID-19

  • Whatsapp
Belum Terlambat untuk Hambat Laju Penularan COVID-19

PAREPOS.CO.ID,JAKARTA– Dua hari berturut-turut terjadi rekor penambahan kasus konfirmasi positif COVID-19. Setelah pada Rabu (23/6) tembus 15.308 kasus, maka pada Kamis (24/6) kembali terjadi lonjakan yakni mencapai 20.574 kasus. Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan dr Siti Nadia Tarmizi mengatakan, peningkatan kasus hari ini cukup signifikan. Kondisi ini harus menjadikan semua pihak semakin menjalankan protokol kesehatan. “Belum terlambat untuk menekan laju penularan dengan membatasi pergerakan dan mengurangi mobilitas, menghindari keramaian, dan menjalankan protokol kesehatan dan testing secara dini,” ujar dr Nadia yang juga Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 dari Kemenkes, Kamis 24 Juni, lalu.

Menurutnya, dengan semakin dini mengetahui bisa mengobati dan mengurangi beban tenaga kesehatan. Sebab segala penyakit yang sejak dini ditemukan pasti bisa mengurangi potensi keparahan. dr Nadia menambahkan, kenaikan kasus ini tidak terlepas momen lebaran karena adanya peningkatan mobilitas pada saat sebelum pengetatan mudik dan sesudahnya. Ditambah protokol kesehatan yang sudah longgar dan juga ada varian
baru makin mempercepat laju penularan “Karenanya, jalankan protokol kesehatan. Dan untuk semua masyarakat yang sudah mendapatkan jadwal vaksin termasuk lansia. Karena lansia memiliki risiko empat kali dari kelompok usia lain,” katanya. (*)

Bacaan Lainnya

Tentang Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) – Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) dibentuk dalam rangka percepatan penanganan COVID-19 serta pemulihan perekonomian dan transformasi ekonomi nasional. Prioritas KPCPEN secara berurutan adalah: Indonesia Sehat, mewujudkan rakyat aman dari COVID-19 dan reformasi pelayanan kesehatan; Indonesia Bekerja, mewujudkan pemberdayaan dan percepatan penyerapan tenaga kerja; dan Indonesia Tumbuh, mewujudkan pemulihan dan transformasi ekonomi nasional. Dalam pelaksanaannya, KPCPEN dibantu oleh Satuan Tugas Penanganan COVID-19 dan Satuan Tugas Pemulihan dan Transformasi Ekonomi Nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *