Kolaborasi Pemerintah dan Swasta dalam Pemberian Vaksinasi di Yogyakarta

  • Whatsapp
Kolaborasi Pemerintah dan Swasta dalam Pemberian Vaksinasi di Yogyakarta
Para penyandang disabilitas mengikuti tahapan vaksinasi di Yogyakarta

PAREPOS.CO.ID,YOGYAKARTA- Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan, drg. Oscar Primadi, MPH mengatakan, pemerintah telah mulai melakukan vaksinasi terhadap kelompok penyandang disabilitas fisik dan mental sejak 2 Juni lalu. “Para penyandang disabilitas menjadi prioritas penerima vaksin karena sangat penting untuk memberikan perlindungan kepada mereka yang rentan terpapar dengan virus COVID-19,” ujar drg. Oscar mewakili Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, di Grab Vaccine Center Yogyakarta berlokasi di GOR Universitas Negeri Yogyakarta, Kamis 17 Juni 2021. Grab Vaccine Center merupakan kolaborasi Grab dan Good Doctor berkolaborasi dengan Kementerian Kesehatan dan Dinas Kesehatan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) untuk menghadirkan pusat vaksin yang inklusif di DIY.

Grab Vaccine Center Yogyakarta menargetkan vaksinasi kepada 10.000 penyandang disabilitas, lansia serta pekerja publik sektor pariwisata dan transportasi. drg. Oscar menyampaikan apresiasi kepada Grab dan Good Doctor atas komitmen yang berkelanjutan mendukung Program Vaksinasi Nasional. “Melalui Grab Vaccine Center dengan pendekatan teknologi dan juga ramah bagi penyandang disabilitas dan turut mendukung pemulihan ekonomi nasional,” katanya. Sri Paduka Paku Alam X, Wakil Gubernur dan Ketua Satgas COVID-19 Provinsi DIY, mewakili Gubernur DIY dalam sambutannya menyampaikan, pandemi global COVID-19 telah menyebabkan rangkaian disrupsi dalam tatanan kehidupan.

Bacaan Lainnya

Berbagai upaya preventif telah ditempuh, salah satunya adalah pelaksanaan vaksinasi. Dia juga mengingatkan semua pihak terus menerapkan budaya 5M. “Mari saiyeg saekpraya (bersama bergotong royong untuk satu tujuan, red), mengawal upaya recovery sosial dan ekonomi dengan budaya hidup sehat, kapan dan dimanapun berada,” ujar Sri Paduka Paku Alam X. Sri Paduka Paku Alam X mengatakan, mewakili Pemda DIY juga menyampaikan
apresiasi dan berterima kasih kepada Grab Indonesia dan Good Doctor atas kontribusi dalam memfasilitasi akses vaksinasi bagi masyarakat DIY, khususnya para kelompok rentan, penyandang disabilitas dan mitra pengemudi transportasi. “Semoga langkah Grab Indonesia dan Good Doctor dapat menjadi contoh gerakan kolaboratif dalam memutus dan menekan laju penularan COVID-19 melalui pola kerjasama multi helix lintas sektor,” katanya.

Ketua Dewan Pengurus Cabang Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (DPC PPDI) Sleman Sukamto bersyukur dengan keputusan pemerintah mengikutsertakan para penyandang disabilitas menjadi target prioritas penerima vaksin. Dengan program vaksinasi yang inklusif ini, dia berharap teman-teman disabilitas di Yogyakarta dapat semakin terlindung dari paparan virus COVID-19. Dia juga mengapresiasi Grab dan Good Doctor yang telah memberikan akses yang mudah di Grab Vaccine Center, serta turut mendukung mobilitas dan proses vaksinasi yang nyaman dan efisien bagi penyandang disabilitas. “Saya juga mengajak teman-teman disabilitas untuk berpartisipasi aktif dalam Program Vaksinasi Nasional dan tidak perlu ragu untuk melakukan vaksinasi COVID-19 karena vaksin ini efektif untuk menekan penyebaran virus,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Country Managing Director, Grab Indonesia Neneng Goenadi menyampaikan, pandemi ini mendorong peran kolaboratif dari sektor swasta dalam membantu pendistribusian vaksin. Pihaknya bangga dapat berkontribusi melalui teknologi dan sumber daya untuk mempercepat program vaksinasi di tanah air. Di Yogyakarta, dia bersyukur tidak hanya dapat melindungi para mitra pengemudi lewat pemberian vaksin, tetapi juga dapat turut mempercepat vaksinasi bagi para penyandang disabilitas dan memberikan fasilitas terbaik dalam pusat vaksinasi ini.
Neneng menyebut, pihaknya telah menghadirkan GrabGerak, layanan transportasi yang dirancang khusus untuk penyandang disabilitas dengan mitra pengemudi yang sudah dilatih untuk dapat melayani para penyandang disabilitas.

GrabGerak akan siap menjemput para penyandang disabilitas yang akan divaksinasi di Grab Vaccine Center Yogyakarta. “Kami berharap inisiatif yang kami lakukan ini dapat mendorong semakin banyak masyarakat untuk menerima vaksin COVID-19,” ujarnya. Sementara Managing Director Good Doctor Technology Indonesia, Danu Wicaksana menegaskan, pihaknya selalu siap menjadi mitra pemerintah dalam menyukseskan program vaksinasi nasional dengan semangat gotong royong sesuai arahan Kementerian Kesehatan. “Kami menyadari pentingnya percepatan pelaksanaan vaksinasi COVID-19 untuk mendukung pemulihan kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat Indonesia,” ujarnya. (*)

Tentang Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) – Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) dibentuk dalam rangka percepatan penanganan COVID-19 serta pemulihan perekonomian dan transformasi ekonomi nasional. Prioritas KPCPEN secara berurutan adalah: Indonesia Sehat, mewujudkan rakyat aman dari COVID-19 dan reformasi pelayanan kesehatan; Indonesia Bekerja, mewujudkan pemberdayaan dan percepatan penyerapan tenaga kerja; dan Indonesia Tumbuh, mewujudkan pemulihan dan transformasi ekonomi nasional. Dalam pelaksanaannya, KPCPEN dibantu oleh Satuan Tugas Penanganan COVID-19 dan Satuan Tugas Pemulihan dan Transformasi Ekonomi Nasional.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *