Vaksinasi Lansia Sulit Capai Target, Ini Penyebabnya

  • Whatsapp
Vaksinasi Lansia Sulit Capai Target, Ini Penyebabnya
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pinrang, drg Dyah Puspita Dewi

PAREPOS.CO.ID,PINRANG– Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pinrang mengakui kesulitan dalam mengajak para lanjut usia (Lansia) untuk mengikuti program vaksin Covid-19. Sehingga berdampak pada capaian target vaksinasi dengan sasaran para lansia. Untuk program vaksinasi, berdasarkan data Dinkes sasaran vaksinasi untuk tenaga kesehatan sebanyak 2.341 orang, petugas publik 17.178 orang, dan untuk lansia 48.826 orang. Jadi total sasaran vaksinasi untuk Kabupaten Pinrang sebanyak 68.345 orang.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pinrang, drg Dyah Puspita Dewi mengungkapkan petugas kesehatan dan petugas pelayan publik, seperti ASN, Guru, pedagang pasar, pegawai BUMD, wartawan dan lainya tingkat partisipasinya cukup baik. Sedangkan sasaran vaksinasi untuk tenaga kesehatan dan petugas publik hampir mencapai 100 persen dari target sasaran vaksinasi.

Bacaan Lainnya

Tingkat vaksinasi untuk tenaga kesehatan dan petugas publik hampir mencapai 100 persen dari target yang dicanangkan. “Hanya saja vaksinasi untuk lansia masih jauh dari target,”kata Dyah Puspita Dewi, Kamis 27 Mei 2021. Khusus untuk golongan lanjut usia, kata drg Dyah, vaksinasi yang telah dimulai sejak beberapa bulan lalu, saat ini masih jauh dari jumlah target yang telah ditetapkan. Target lansia 48.826 orang, vaksinasi tahap pertama 1.560 sedangkan vaksinasi kedua baru 808 orang. “Tapi vaksinnya memang bertahap juga droppingnya, saat ini yang sudah kami terima sekitar 2.500 vial vaksin untuk sasaran 25 ribu orang,” bebernya.

Ia menghimbau kepada masyarakat kabupaten Pinrang untuk mensukseskan program vaksinasi Covid-19 dan tetap menjaga disiplin protokol kesehatan yakni 3M, Memakai masker, Menjaga jarak serta hindari kerumunan, dan rutin Mencuci tangan pakai sabun di air mengalir atau menggunakan hand sanitizer. “Golongan lanjut usia ini adalah golongan rentan tertular, sehingga kami imbau agar segera melakukan vaksinasi untuk menurunkan resiko penularan. Tak usah ragu, vaksin ini halal dan aman penggunaannya,”tutupnya.(mnr/B)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *