UKW di Bumi Lasinrang, Lima Peserta Belum Berkompeten

  • Whatsapp
UKW di Bumi Lasinrang, Lima Peserta Belum Berkompeten

PAREPOS. CO.ID,PINRANG– Pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) angkatan XXI di bumi Lasinrang selama dua hari 20-21 Mei 2021 di Aula MS Hotel, Pinrang. Mendapat apresiasi dari berbagai kalangan, khususnya dari PWI Pusat.

Walaupun tingkat kelulusan peserta UKW yang kedua kalinya dilaksanakan diluar Kota Makassar ini hanya mencapai sekitar 80 persen. Namun itu adalah suatu prestasi  yang luar biasa, dari wujud kepedulian pihak pemerintah daerah bersama PWI Pinrang.

Dari 44 peserta teregistrasi ikut UKW untuk jenjang muda dan madya, terdapat  5 peserta  yang belum berkompeten. “Belum kompeten untuk jenjang muda 4 orang dan 1 orang dari madya. Peserta yang belum berkompeten dapat mengikuti UKW setelah 6 bulan,”ujar salah satu pengurus PWI Sulsel, Ibrahim Manisi, Jumat 21 Mei 2021.

Ibrahim Manisi mengakui, jika para penguji atau asesor dalam UKW  merupakan  wartawan  yang memiliki pengalaman dan jam terbang tinggi dan tergabung dalam  kepengurusan Dewan Pers maupun PWI Pusat.

Salah satu penguji, H Suwardi Thahir mengakui, semua peserta sudah berusha untuk kompeten. Tapi untuk menjadi wartawan yang kompeten memang tidak mudah. ” Untuk kompeten, harus memiliki keterampilan, pengetahuan (umum dan khusus) serta kesadaran terhadap pemahaman etika dan hukum, kepekaan jurnalistik, jejaring dan lobi,”ungkapnya. Diapun berpesan kepada 39 peserta yang kompeten mengikuti UKW kali ini agar tidak mempermalukan lembaga uji dan diri sendiri.

Sebelumnya, perwakilan PWI Pusat yang juga menjadi penguji, Hendro Basuki mengimbau para wartawan agar harus melengkapi diri sebanyak mungkin. ” Media online yang kini menjamur karena mudah, namun jangan mempermudah pemberitaan. Maka berwawasan, kompeten, dan tingkatkan kapasitas diri dimana wartawan harus banyak membaca untuk membedakan diri dengan penggiat medos yang tak dilindungi UU. Boleh memiliki media online, namun harus patuh akan kode etik, makanya UKW itu penting dan relevan,”katanya.

Sementara itu, Plt Ketua PWI Pinrang, Masrun Umar mengimbau kepada para wartawan yang telah mengikuti UKW untuk menjadi contoh teladan bagi rekan-rekan mereka yang belum berkompeten. ” Mampu membedakan berita fakta dan hoax karena  melanggar Kode Etik Jurnalistik dan Undang Undang   Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers. Serta mampu mulai menjaga sikap, tingkah laku, disiplin hingga adab kesopanan saat bertemu narasumber dilapangan,”harapnya.(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *