Tuai Sorotan, Jalan Beton Rusak di Pangaliali

  • Whatsapp
Tuai Sorotan, Jalan Beton Rusak di Pangaliali
Kondisi jalan beton di Lingkungan Salabose Kelurahan Pangaliali Kecamatan Banggae

PAREPOS.CO.ID, MAJENE- Kerusakan jalan beton di Lingkungan Salabose Kelurahan Pangaliali Kecamatan Banggae, terus tuai sorotan karena kondisinya yang semakin rusak. Hal itu membuat para pengguna jalan terganggu saat melintasinya. Kondisi kerusakan jalan beton itu semakin berlubang disertai hamburan kerikil tajam hingga puluhan meter.

Warga setempat, Nahar kemarin mengatakan sudah beberapa kendaraan roda empat harus mutar balik jika melintas di jalan rusak tersebut. Bahkan terdapat beberapa titik jalan itu sudah rusak parah dan semakin mengkhawatirkan. Akses jalan beton ini, kata Nahar, merupakan alternatif pintu keluar masuk warga Salabose. Terlebih jika perayaan atau kegiatan massao termasuk setelah peringatan Maulid Nabi di Puncak Salabose yang sering dihadiri pejabat pemerintah daerah maupun provinsi. ” Sebenarnya usulan pembenahan jalan ini sudah disampaikan ke Dinas terkait, namun belum dapat direalisasikan,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, sejumlah titik kerusakan bervariasi, selain berlubang juga beberapa meter kerikil berhamburan membuat sebagian pengendara terutama roda dua mengalami kecelakaan. “Kita harapkan kepada pemerintah segera melakukan pembenahan sebelum ada korban jiwa,” harapnya. Warga lain Nadia mengimbau, kepada para pengendara harus lebih berhati-hati, terutama saat hujan atau setelahnya, karena kondisi jalan akan semakin mengkhawatirkan terutama melintas pada malam hari. “Artinya, di area lokasi jalan yang berlubang itu sangat gelap karena belum ada lampu penerangan jalan,” jelasnya.

Jalan beton yang menghubungkan Lingkungan Panggalo itu, bahaya pun mengancam para pengguna jalan. Masalahnya permukaan jalan beton kian rontok dan menyusut hingga bebatuannya terlihat. Keluhan ini, juga dipaparkan seorang pengendara bernama Asri. Ia mengungkapkan, permukaan jalan beton yang makin berlubang berpotensi membahayakan pengguna jalan. “Terlebih kawasan jalan beton menjadi akses jalan utama kendaraan terutama peziarah makam Syekh Abdul Mannnan (To salama) dan Peringatan Maulid Nabi,” urainya.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Majene, H Ramli menyebut, peningkatan jalan pada sejumlah titik memang perlu pembenahan, namun masih terkendala keterbatasan anggaran. “Sejumlah titik jalan yang perlu dibenahi tetap kita usulkan, tapi belum dapat terealisasikan karena anggaran pemeliharaan saat ini masih sangat terbatas, mudah-mudahan ada anggaran tak terduga tahun ini,” sebutnya.(edy/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *