Tabrak Tiang Listrik, Dua Pengedara Tewas dan Lima Luka-luka di Panyingkulue

  • Whatsapp
Tabrak Tiang Listrik, Dua Pengedara Tewas dan Lima Luka-luka di Panyingkulue

PAREPOS.CO.ID.BARRU — Kecelakaan lalulintas kembali merenggut korban jiwa di jalan poros Makassar Parepare, tepatnya di Kampung Panyingkulue, Desa Cilellang, Kecamatan Mallusetasi sekitar pukul 05.00 wita,Selasa,13 Mei 2021.
Akibat laka tunggal itu menyebabkan sopir Alfian Pratama (30) dan satu penumpang Candra Gunawan (19) tewas ditempat kejadian.

Kasat Lantas Polres Barru, AKP Samad mengatakan, kejadian lakalantas ini akibat out control.
Mobil Daihatsu Terios DD 1312 MW ini awalnya bergerak dari arah Makassar menuju arah Kota Parepare. Di lokasi tempat kejadian perkara (TKP) di jalan lepas tikungan di duga pengemudi mobil tersebut tidak dapat menguasai laju kendaraannya dalam kecepatan tinggi, sehingga bergerak ke arah kiri dan menabrak tiang listrik, serta pagar rumah milik warga Lissa Yoskar sehingga mobil terpental ke jalan.

Bacaan Lainnya

“Akibat dari kejadian tersebut pengemudi mobil daihatsu dan satu penumpang tewas. Kemudian lima penumpang lainnya mengalami luka berat dan luka ringan. Penumpang luka ada yang dirujuk ke RS Type C Barru dan beberapa penumpang lainnya sedang di rawat di Puskesmas Mallawa, Palanro,”kata AKP Samad.

Kasat Lantas juga mengatakan mobil Daihatsu Terios dikemudikan oleh Alfian Pratama (30), alamat kompleks BTP Katimbang Makassar.
Korban Alfian mengalami kesadaran menurun, robek pada lengan atas, robek pada bahu kanan dan dirawat Puskesmas Mallawa dan dirujuk RS Tipe C Barru hingga dinyatakan meninggal dunia.

Satu penumpang yang turut tewas dalam kecelakaan tersebut yakni Candra Gunawan (19), juga warga Kompleks BTP Katimbang Makassar. Sebelumnya Candra mengalami kesadaran menurun, kemudian terjadi pendarahan pada mulut dan telinga dan hidung, pendarahan pada kepala, robek pada kepala bagian belakang dan meninggal dunia dalam perjalanan ke puskesmas Mallawa.

“Lima penumpang lainnya yang mengalami luka yakni Midun (27), Victor Mandi (20), Riswan (22), Gamail Dwi (24) dan Saul Saputra(17). Kelimanya sedang dirawat intensif di Puskesmas Mallawa, Mallusetasi,”tambahnya

Lakalantas ini dalam proses lidik, lanjut Samad. Pihak Satlantas sudah mengamankan satu Unit Mobil Daihatsu Terios No.Reg DD-1312-MW sebagai barang bukti. Adapun kerugian materi ditaksir Rp50 juta. “Selain itu kami juga telah melakukan langkah- langkah olah TKP dan membuat sket pengamatan umum dan khusus, mencatat saksi-saksi, mendatangi Puskesmas Mallawa dan mengamankan BB di Pos 700,” jelas Samad.(mad/B)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *