Stok Beras Melimpah, Pedagang Mengeluh di Pinrang

  • Whatsapp
Stok Beras Melimpah, Pedagang Mengeluh di Pinrang
Warga di Kabupaten Pinrang saat menjemur hasil panen padinya

PAREPOS.CO.ID, PINRANG— Stok beras melimpah membuat para pedagang mengeluh. Terlebih, setelah petani baru saja melakukan panen raya. Kondisi tersebut membuat harga beras rendah. Salah seorang pedagang beras Muslimin (35) menuturkan penurunan harga beras dimulai di Maret lalu. Penurunan harga beras itu dipengaruhi seiring turunnya harga gabah. “Penurunan harga beras di bulan ini Rp 8000 per kilo dari harga normalnya Rp 8300 per kilonya,” kata Muslimin (35), kemarin.

Menurutnya, harga beras yang dibeli langsung melalui pabrik penggilingan terkendala soal lemahnya penjualan di pasaran umum. “Biasanya kami mengirim beras keluar daerah seperti ke Kalimantan Timur maupun ke Kalimantan Selatan. Namun saat ini, mengalami penurunan drastis” ungkapnya.

Bacaan Lainnya

Sebelum Covid-19 ia mampu menjual ke luar daerah per bulannya mencapai 30 ton, sementara penjualan untuk konsumsi lokal dari 15 hingga 20 ton beras, namun sekarang hanya bisa mencapai 3 hingga 5 ton per bulannya. “Apalagi pasca lebaran harganya sudah turun ditambah lagi pengiriman antar pulau sudah tidak seperti biasanya. Apakah tingkat konsumsi yang menurun ataukah daya beli masyarakat berkurang di masa pandemi,” ungkapnya.(mnr/B)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *