Sekda Sidrap Imbau Perayaan Idulfitri tak Digelar di Lapangan

  • Whatsapp
Sekda Sidrap Imbau Perayaan Idulfitri tak Digelar di Lapangan
Sekda Kabupaten Sidrap, Sudirman Bungi

PAREPOS.CO.ID, SIDRAP — Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sidrap, Sudirman Bungi mengimbau agar perayaan idulfitri tak digelar di lapangan. Sudirman khawatir, kasus Covid-19 kembali melonjak bila perayaan idulfitri dipusatkan di satu titik. “Untuk menghindari kerumunan besar kami mengimbau agar pelaksanaan salat idulfitri tidak terpusat di satu lokasi dan tidak dilaksanakan di lapangan sepak bola,” kata Sudirman saat dikonfirmasi di Sidrap, Sulawesi Selatan (Sulsel), Jumat 7 Mei.

Oleh sebab itu, kata dia, perayaan idulfitri sebaiknya digelar di masing-masing masjid. Agar tak terlalu menimbulkan kerumunan banyak orang. “Makin banyak titik pelaksanaan makin bagus. Di masjid-masjid, halaman masjid atau halaman sekolah bisa digunakan. Jadi perbanyak titik pelaksanaan salat idulfitri untuk mengurai kerumunan,” katanya.

Bacaan Lainnya

Terlebih, kata dia, ada imbauan Menteri Agama bahwa salat idulfitri boleh dilaksanakan berjemaah di masjid-masjid kategori hijau dan kuning. “Sidrap masuk wilayah kuning menuju hijau, berarti dibolehkan melaksanakan idulfitri dengan penerapan protokol kesehatan ketat,” jelas mantan Kepala Bappeda Sidrap ini. Karena itu, para camat, kepala desa dan lurah turut memberi pengertian kepada masyarakat mengenai kebijakan imbauan itu. “Ini demi kebaikan bersama dan keselamatan diri sendiri, keluarga serta seluruh masyarakat,” pungkasnya. (ami/B)

Berikut aturan pelaksanaan salat idulfitri 2021 di Kabupaten Sidrap :

1. Jemaah wajib memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer.

2. Jumlah jemaah tidak lebih 50 persen daya tampung masjid. Jika diperlukan, boleh menggunakan halaman masjid.

3. Panitia menyiapkan petugas khusus memastikan pelaksanaan protokol kesehatan. Aparat kecamatan, desa dan kelurahan bertugas memantau penerapan protokol kesehatan tersebut.

4. Jemaah membawa alat salat sendiri serta wudhu dari rumah.

5. Dianjurkan tidak berjabat tangan atau salaman langsung.

6. Sebelum shalat Id, panitia melakukan penyemprotan disinfektan.

7. Khutbah salat Id maksimal 20 menit.

8. Tidak dibolehkan tabir keliling.

9. Ada petugas khusus yang mengedar kotak amal.

10. Bagi yang merasa tidak sehat dianjurkan tidak ikut salat Id di masjid.

11. Tidak ada kegiatan open house.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *