Mitra PT Astra Agro, Gati Martono : Infrastruktur Kunci Sukses Petani

  • Whatsapp
Mitra PT Astra Agro, Gati Martono : Infrastruktur Kunci Sukses Petani

PAREPOS.CO.ID, PASANGKAYU– Petani mitra yang sejahtera selalu menjadi motivasi PT. Astra Agro dalam menjalin kerja sama dengan petani mitra binaan. Meskipun di era pandemi covid 19 saat ini kegiatan pendampingan petani terus di lakukan oleh team kemitraan PT. Astra Agro. Hal itu dijelaskan H Budi Sarwono.

Dengan memberikan maksud dan tujuan, Gati Martono sampaikan bahwa salah satu masalah di perkebunan kelapa sawit adalah dukungan infrastruktur jalan yang baik. ” Melalui teknologi zoom meeting kami telah mengundang nara sumber yang kompeten di bidang infrastruktur dari departement teknik PT Astra Agro untuk sharing pengetahuan bagaimana mengelola infrastruktur yang baik di area perkebunan,” jelas Gati Martono selaku Manager Kemitraan Area Sulawesi yang meliputi PT. PSKY, PT.MMG, PT.LTW, dan PT.LTT.

Dan akhir pekan lalu, kegiatan tersebut di lakukan secara online. Pada dukungan infrastruktur yang baik, bukan saja mempermudah proses evakuasi buah sawit saat panen, tetapi juga memperlancar kegiatan kegiatan yang lain. Gati Martono juga menyarankan agar setiap petani disiplin dengan jadwal panen dan jadwal kegiatan lainnya yang sudah di sepakati kelompok dan secara bersama sama saling mengingatkan agar kondisi infrastruktur senantiasa baik. “Jika teman teman petani mitra disiplin dengan jadwal kegiatan panen dan kegiatan lainnya. Maka beban infrastruktur atau jalan akan lebih ringan,” tambah Gati.

Gati menyampaika, dengan jadwal panen yang rata per 10 hari atau per 15 hari sekali sebenarnya beban jalan hanya 2 – 3 kali dalam setiap bulannya. Lain halnya jika petani mitra tidak terorganisir dan tidak memiliki jadwal kegiatan. Maka bisa di pastikan beban infrastruktur akan lebih berat, sehingga infrastruktur cepat rusak.

Dia pun berharap para petani harus sadar bahwa perbaikan infrstruktur memerlukan biaya yang sangat mahal, sehingga lebih baik melakukan pencegahan dan perawatan infrastruktur daripada memperbaikinya. (bur/B)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *