Miris, Eks Pejabat Dispenda Pakai Dana PBB untuk Berobat

  • Whatsapp
Miris, Eks Pejabat Dispenda Pakai Dana PBB untuk Berobat
Kasi Pidsus Sidrap, Hardiman Putra

PAREPOS.CO.ID, SIDRAP — Eks Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kecamatan Panca Rijang Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan (Sulsel) berinisial AR menggelapkan setoran dana Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) tahun 2014-2016. Kasi Pidsus Kejari Sidrap, Hardiman Putra mengatakan, kerugian negara terhadap kasus itu sebesar Rp 297 juta.

Hardiman mengungkapkan, hasil korupsi tersebut digunakan terdakwa untuk biaya pengobatan keluarganya. “Duit hasil korupsi itu dipakai terdakwa untuk kepentingan pribadi. Selain itu juga dipakai untuk memberikan uang orang yang sudah dia tabrak,” ungkap Hardiman, Minggu 16 Mei. Saat ini, kata Hardiman, terdakwa sudah dua bulan ditahan di Rutan Sidrap. Kata dia, pihaknya akan membacakan tuntutan pada Selasa 18 Mei, mendatang. “Terdakwa sudah ditahan sejak Senin 22 Maret 2021 lalu,” kata Jaksa Penuntut Umum (JPU) ini.

Bacaan Lainnya

Meski demikian, sambung dia, terdakwa sudah mengembalikan uang hasil penggelapan tersebut. “Terdakwa selama ini kooperatif. Dia juga mengakui perbuatannya. Semua uangnya yang Rp 297 sudah dikembalikan,” kata dia. Hingga kini, kata dia, sebanyak sembilan saksi beberapa pegawai UPT hingga pejabat Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) sudah menjalani pemeriksaan. “Sidang berikutnya sisa pembacaan tuntutan,” ucap dia.

Dia membeberkan, kasus itu baru terungkap pada Desember 2020 berdasarkan temuan Jaksa. “Modusnya pelaku meminta uang setoran dari Bendahara UPT Dispenda Kecamatan Panca Rijang. Dia beralasan untuk menyetor uang itu ke Dispenda Kabupaten. Namun ternyata tidak disetor,” pungkasnya. (ami/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *