Kerjasama Media, PWI Sulsel: Diskominfo Jangan Ambil Resiko

  • Whatsapp
Kerjasama Media, PWI Sulsel: Diskominfo Jangan Ambil Resiko
Kadis Kominfo Kabupaten Pinrang, Andi Matjtja Moenta saat melakukan diskusi ringan dengan para pengurus PWI Sulsel

PAREPOS.CO.ID,PINRANG- Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulawesi Selatan melalui Ketua Bidang Siber, H Ismail Asnawi mengaku telah mengimbau kepada para pemilik media online untuk segera melakukan verifikasi ke dewan pers. Pasalnya, ada aturan baru yang diberlakukan  tentang kerja sama dengan media massa. “Saat ini mudah membuat media online, tapi lupa akan persoalan sumber daya manusia (SDM). Makanya, kita telah mengingatkan pula agar pemerintah daerah melalui Diskominfo agar bekerja sama dengan media yang sudah terverifikasi,”ujarnya beberapa waktu lalu.

Bahkan, kata mantan Kepala Stasiun TVRI Ambon dan Banjarmasin, pemerintah daerah utamanya Diskominfo sudah sangat memahami dan
tidak akan berani mengambil resiko. Penuhi syarat sesuai UU Pers No 40 Tahun 1999 dan Peraturan Dewan Pers. “Diskominfo ikuti aturan dan jangan mengambil resiko,”ungkapnya. Ismail menambahkan, setiap perusahaan media boleh melakukan kerjasama dengan siapa saja, asal memenuhi syarat sesuai UU No 40 Tahun 1999 Tentang Pers dan Peraturan Dewan Pers. “Syarat itu diantaranya, harus berbadan hukum Indonesia, punya akte notaris yang disahkan Kemenkumham, minimal sudah 6 bulan berdiri, pimpinan redaksi atau penanggungjawab harus dijabat wartawan pemegang sertifikat uji kompetensi wartawan (UKW) jenjang utama, wartawannya diikutsertakan pada program BPJS serta mentaati Kode Etik Jurnalistik,” jelasnya.

Bacaan Lainnya

Sesuai arahan Dewan Pers upaya ini dilakukan untuk mengantisipasi berkembangnya berita hoax. “Maka jangan disalah artikan aturan dan niat Dewan Pers tersebut. Karena akan ikut menjaga kawan-kawan wartawan dari orang tak bertanggung jawab,”ungkapnya. Sebelumnya, Kadis Kominfo Kabupaten Pinrang, Andi Matjtja Moenta saat melakukan diskusi ringan dengan para pengurus PWI Sulsel beberapa waktu lalu mengakui, dirinya terus mengikuti perkembangan informasi terkait hal kerjasama dengan media massa. “Kami akan taat akan aturan, bahkan mengarahkan para teman-teman pemilik media lokal khususnya online untuk melakukan verifikasi ke dewan pers,”tegasnya. Dalam waktu dekat, lanjutnya, akan diberikan beberapa aturan baru terkait perihal kerjasama media massa. (nur/B)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *