Gebyar Vaksinasi Diikuti Ratusan Lansia di Majene

  • Whatsapp
Gebyar Vaksinasi Diikuti Ratusan Lansia di Majene
Gebyar vaksinasi yang diikuti ratusan lansia di Kabupaten majene
PAREPOS.CO.ID, MAJENE – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Majene menggelar Gebyar Vaksinasi Covid-19 bagi masyarakat Lanjut Usia (Lansia). Itu dilakukan secara serentak di 11 Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di wilayah Majene,  Sabtu 29 Mei, lalu. Kegiatan vaksinasi dilaksanakan bertepatan Hari Lansia Usia Nasional (HLUN) ke-25.
Bupati Majene Lukman bersama Dandim 1401 Majene Letkol Inf Yudi Rombe dan Kapolres Majene AKBP Irawan Banuaji meninjau langsung kegiatan vaksinasi lansia tersebut. Menurut Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes)  Majene dr Rakhmat Malik menyebutkan pada kegiatan vaksinasi itu,  Bupati Majene Lukman bersama Dandim 1401 dan Kapolres Majene meninjau secara langsung pelaksanaan Vaksinasi bagi Lansia di Puskesmas Banggae I sekaligus memberikan semangat bagi peserta vaksin.  “Pak Bupati juga memberi semangat kepada para lansia pada vaksinasi di Puskesmas Banggae I,” ujarnya.
dr Rakhmat mengatakan, umur tidak menghalangi seseorang untuk tetap produktif karena dapat dilihat dari semangatnya saat hadir pada vaksinasi.
“Semua berumur 60 tahun ke atas terlihat semangat dan antusias. Pak Bupati berharap, para petugas vaksin memberikan pelayanan yang khusus bagi lansia, jika perlu membuka ruang yang sebesar besarnya selama dua pekan  ke depan tanpa mengabaikan kelompok masyarakat lain yang ingin divaksin,” pintanya.
Dikatakan, porsi para kelompok lansia hadir dengan cepat, sehingga kesempatan dalam menyampaikan kepada keluarga untuk memperoleh vaksin. Untuk sasaran  vaksinasi kelompok lansia kali ini sebanyak 11.218. Itu juga sesuai komitmen Bupati Majene kalau pelaksanaan vaksinasi untuk lansia harus bisa dimaksimalkan.
Ia juga berharap, support dari Kapolres dan Dandim 1401 Majene untuk mendorong para purnabakti TNI dan Polri untuk dikerahkan mengikuti vaksin.  “Para calon vaksinator kelompok lansia, semua membawa Identitas seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP) ke Puskesmas terdekat. Semua itu untuk lebih mempermudah kegiatan vaksinasi, “sebut mantan Direktur RSUD Majene itu.(edy/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *