Dugong Seberat Dua Ton Terdampar di Tonrangeng

  • Whatsapp

PAREPOS.CO.ID, PAREPARE — Seekor mamalia laut dugong yang merupakan salah satu anggota sirenia atau sapi laut terdampar di perairan Kota Parepare, tepatnya di Tonrangeng, Kecamatan Bacukiki Barat, Sabtu 29 Mei 2021.

Mamalia laut tersebut ditemukan oleh Harun, salah satu nelayan. Ia mengaku belum pernah melihat mamalia laut tersebut sebelumnya. Akhirnya dia (Harun) membawa dugong tersebut ke empang menggunakan perahu. “Saya baru melihat yang seperti ini. Tadi kondisinya saya lihat agak sakit, jadi dirawat dulu baru dilepas,” kata Harun.

Sementara, Komandan Kapal Polisi (Danpol) Direktorat Polisi Air dan Udara (Ditpolairud) Polda Sulsel, Brigpol M Aris Barakasi menjelaskan, usai mendapat laporan dari warga dan nelayan, Ditpolairud Polda Sulsel bersinergi dengan Tim SAR Gabungan untuk melakukan proses evakuasi terhadap Dugong yang terdampar itu. Dari informasi warga, saat dugong tersebut ditemukan, nelayan mengevakuasi terlebih dahulu dengan memasukkan mamalia laut tersebut ke dalam empang.

“Setelah dapat laporan dari warga dan nelayan, kami langsung lakukan evakuasi terhadap dugong tersebut,” ujarnya.

Proses evakuasi pada mamalia laut yang berbobot kurang lebih dua ton itu terkendala dengan air surut juga karena hewan tersebut berada dalam empang. Jadi, Tim Sar Gabungan mengangkatnya terlebih dahulu. Selain itu, air surut juga menjadi faktor. Beratnya kurang lebih dua ton.

“Setelah evakuasi, kami langsung melepaskan hewan tersebut di laut lepas yang kurang lebih dua mil dari Tonrangeng. Sudah kami sirkulasikan air laut dengan habitatnya,” pungkasnya. (dar/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *