Bejat! Ayah Rudapaksa Anak Tiri di Bukit Harapan

  • Whatsapp
Bejat! Ayah Rudapaksa Anak Tiri di Bukit Harapan
Kasat Reskrim Polres Pasangkayu, AKP Pandu Arief Setiawan

PAREPOS.CO.ID, PASANGKAYU– Entah apa yang merasuki A (53) warga Dusun Bukit Harapan, Desa Lariang, Kecamatan Tikke Raya, Kabupaten Pasangkayu hingga tega merudapaksa anak tirinya sebut saja Bunga (12) yang masih berstatus pelajar. Akibat perbuatannya, pelaku harus berurusan dengan pihak kepolisian. Pelaku yang berprofesi sebagai petani itu dihadapan petugas mengakui telah melakukan aksinya sebanyak 6 kali saat istrinya tidak berada dirumah. Hal itu terungkap dari laporan yang diterima Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satuan Reserse Kriminal Polres Pasangkayu.

Kasat Reskrim Polres Pasangkayu, AKP Pandu Arief Setiawan SH SIK yang ditemui PAREPOS Online membenarkan kasus yang kini dalam penangananan pihak kepolisian. “Pelaku ini diamankan pada Sabtu 15 Mei 2021, malam. Hal itu setelah adanya laporan dari kakak korban yang mendapatkan aduan langsung dari adiknya,”ujar Pandu. Pelaku dalam tiap akan melakukan aksi bejatnya, mengiming-imingkan uang kepada korban sebesar Rp 200 ribu. Bahkan, dari pengakuan pelaku jika aksi bejat yang dilakukannya karena tak kuat menahan nafsu birahinya. ” Ini pelaku mengaku lebih bernafsu terhadap korban dari pada istrinya sendiri,”jelasnya, Rabu 19 Mei 2021.

Bacaan Lainnya

Kini pelaku telah mendekam di tahanan Mapolres Pasangkayu untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya. “Atas perbuatannya pelaku disangkakan Pasal 81 Ayat (2) Jo. Pasal 76D Undang-Undang No.35 tahun 2014 tentang Perubahan atas UU No.23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak Jo UU RI Nomor 17 tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas UU RI Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak Menjadi Undang-undang Jo. Pasal 65 KUHPidana dengan ancaman hukuman 15 – 20 tahun penjara,”tutup AKP Pandu. (bur/A).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *