Rutan Pinrang Dirazia Polisi, Ini Tujuannya

  • Whatsapp
Rutan Pinrang Dirazia Polisi, Ini Tujuannya

PAREPOS.CO.ID, PINRANG — Kamar Hunian Warga Binaan pada Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Pinrang kembali dirazia oleh aparat penegak hukum Polres Pinrang yang dipimpin oleh Kanit Sabhara, AKP Mansyur, Kamis 8 April 2021.

Razia tersebut merupakan bentuk sinergitas Rutan Pinrang dan Polres Pinrang, dalam menjaga ketertiban di lingkup Rutan.

Bacaan Lainnya

Selain itu, hasil razia yang berlangsung kurang lebih 1 jam dan dari hasil penggeledahan, aparat tidak menemukan barang-barang terlarang maupun yang dapat membahayakan lingkup Rutan Pinrang seperti narkotika, senjata tajam, maupun handphone.

“Alhamdulillah hasil razia tidak menemukan barang-barang berjenis narkotika, handphone, dan senjata tajam yang terus kita antisipasi selama ini,” ujarnya Kepala Rutan Kelas IIB Pinrang, Wahyu Trah Utomo.

Namun, hal itu bukan berarti tidak adanya barang hasil sitaan oleh aparat penegak hukum. Adapun temuannya yaitu sebiji paku yang dapat diduga didapatkan dari sisa-sisa aktivitas pembangunan.

“Tadi memang kami menemukan ada paku di kamar warga binaan. Ini murni keteledoran kami, karena benda tersebut bisa berada di kamar hunian warga binaan. Olehnya itu, kami akan perbaiki dan perketat lagi. Makanya benda tersebut tetap disita karena ini dapat mengganggu ketertiban warga binaan lainnya,” imbuh Wahyu.

Sementara itu, Kanit Sabhara, AKP Mansyur yang memimpin penggeledahan tersebut mengapresiasi, Rutan Pinrang yang terus menjaga ketertiban di lingkup Rutan Pinrang, dengan menjadikan razia di kamar hunian warga binaan sebagai salah satu agenda yang terjadwalkan.

“Kami bersyukur dengan adanya sinergitas ini, kami dapat menjaga ketertiban yang ada di dalam lingkup Rutan Pinrang. Karena permasalahan tidak hanya muncul di hadapan kita, namun yang tersembunyi saja akan bisa memicu adanya permasalahan dan gangguan aktivitas,” ungkapnya. “Kami harap sinergitas ini dapat terus berjalan, demi menjaga ketertiban dan kemaslahatan pada masyarakat, khususnya masyarakat kabupaten Pinrang,” tutupnya. (dar/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *