Polisi Lidik Aliran Dana KUR di BRI Pinrang, Diduga Sejumlah Pegawai Dipecat

  • Whatsapp
Polisi Lidik Aliran Dana KUR di BRI Pinrang, Diduga Sejumlah Pegawai Dipecat

PAREPOS.CO.ID, PINRANG– Kepolisian Resort Pinrang terus menyelidik dugaan korupsi dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Kabupaten Pinrang. Dugaan aliran dana KUR fiktif itu terungkap setelah adanya pengaduan sejumlah warga yang mengaku namanya masuk daftar hitam (blacklist), padahal mereka tidak pernah mengajukan kredit di pihak perbankan manapun termasuk di BRI.

Salah satu korban yang identitasnya tak ingin dipublikasikan berinisial TR mengakui, jika sebelumnya ada salah seorang oknum pegawai BRI Pinrang mendatangi sejumlah warga. Kemudian oknum ini meminta foto copy kartu identitas kependudukan dengan janji bantuan sembako, namun sampai hari ini tidak terealisasi. ” Kami heran saat pihak BRI justru menagih utang sebesar Rp50jt. Nama kami di caplok sebagai penerima aliran dana KUR, padahal kami tidak pernah mengajukan kredit,” katanya, beberapa waktu lalu.

Bacaan Lainnya

Terpisah, Kanit Tipikor Satreskrim Polres Pinrang, Aiptu Muis Panrita mengakui, jika polisi kini sementara melakukan proses penyelidikan. Kepolisian akan memanggil sejumlah pihak, termasuk dari pihak BRI Pinrang.
Hanya saja, kata Muis, kasus tersebut masih sebatas aduan.

Adanya indikasi kuat aliran dana KUR fiktif di BRI Pinrang disalahgunakan oleh oknum tertentu, menyusul adanya aduan warga yang mengaku tidak pernah mengajukan kredit namun namanya terdaftar di BRI sebagai penerima dana tersebut. “Ya, ada indikasi kuat terjadi dugaan penyalahgunaan dana KUR. Kita akan memeriksa sejumlah korban. Korban ada yang tinggal di luar Kabupaten Pinrang,” katanya.

Menyikapi kondisi tersebut, BRI Cabang Pinrang sendiri sampai sejauh ini enggan memberikan tanggapan perihal kasus dugaan penyimpangan aliran dana KUR tersebut. Bahkan, salah seorang pejabat di BRI Pinrang, Ismail yang dihubungi via sellulernya bungkam dan terkesan menutup-nutupi kasus tersebut. Ismail bahkan sebelumnya menyatakan agar masalah tersebut tidak disebarluaskan. Alasannya, karena kasus itu sudah ditangani pihak kepolisian.

Dari sejumlah sumber menyebutkan dugaan aliran dana KUR tersebut melibatkan sejumlah oknum pejabat BRI Pinrang. Bahkan, konon kabarnya
mulai dari oknum pegawai BRI Cabang hingga Kepala Unit kabarnya telah dipecat untuk memutus jejak dugaan menyimpang penyaluran dana KUR tersebut.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *