Penerapan E-Parking, Kadishub Parepare Akui Ada Oknum tak Bertangungjawab

  • Whatsapp
Penerapan E-Parking, Kadishub Parepare Akui Ada Oknum tak Bertangungjawab
Kepala Dishub Kota Parepare, HM Iskandar Nusu. Foto:PAREPOS/ist

PAREPOS.CO.ID,PAREPARE– Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Parepare mendukung rekomendasi dari DPRD mengenai penerapan E-Parking. E-Parking alias mesin parkir elektronik dinilai dapat mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui retribusi parkir. Kepala Dishub Kota Parepare, HM Iskandar Nusu mengakui, berbagai masukan terkait penanganan parkir, termasuk untuk segera dipihak ketigakan.

Namun, sampai saat ini belum dilakukan. Dan untuk regulasi pengelolaan parkir masih ditangani Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Parepare. Mantan Kabag Humas, Camat Bacukiki hingga Plt Kadis Kominfo Kota Parepare itu menjelaskan, terkait respon pembangunan portal elektronik untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui retribusi parkir. Pada dasarnya, kata Iskandar, sangat direspon baik. Bahkan, itu pernah diberlakukan. Akan tetapi setelah berjalan, ada oknum atau pihak-pihak yang tak bertangungjawab merusaknya. “Ini yang patut diantisipasi,”jelasnya.

Bacaan Lainnya

Terkait perparkiran saat ini, lanjut Iskandar Nusu, dalam waktu dekat pengelolaan parkit akan dibenahi, termasuk perilaku juru parkir (jukir).
“Insya Allah habis lebaran kita berupaya lakukan evaluasi besar-besaran karena memang juga tidak bisa kita pungkiri, dalam dua tahun terakhir, target parkir naik sebesar 300 persen,”katanya. Meskipun dari beberapa potensi titik parkir, pihaknya akan optimalkan. Namun, karena masih kondisi pandemi, beberapa titik parkir masih belum aktif. “Kita laksanakan uji petik habis lebaran bersama anggota DPRD, sekaligus melihat potensi parkir. Kita bisa lihat kondisi di lapangan, ” tegasnya.

Uji petik penting dilakukan untuk meningkatkan pendapatan. “Jadi target parkir bisa kita tercapai. Termasuk juga, kita akan membina jukir, dan menegaskan mereka terkait target. Karena parkir adalah fungsi pelayanan, bukan hanya memungut retribusi parkir tapi harus mengutamakan pelayanan,”tambahnya. Ditambahkannya, salah satu evaluasi yang rencana dilakukan dishub dalam waktu dekat ialah titik parkir yang tidak atau kurang berpotensi akan dihilangkan.(dar/B)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *