Mutasi Bergulir, Kapolres Sidrap: Hal Biasa

  • Whatsapp
Mutasi Bergulir, Kapolres Sidrap: Hal Biasa
Serah terima jabatan yang dipimpin Kapolres Sidrap di halaman Mapolres, Senin 26 April 2021. Foto:PAREPOS/asri/ade

PAREPOS.CO.ID, SIDRAP — Kapolres Sidrap, AKBP Leonardo Panji Wahyudi memimpin serah terima jabatan (sertijab) sejumlah perwira yang dimutasi, Senin, 26 April 2021. Upacara sertijab berlangsung di halaman Mapolres Sidrap, Jalan Bau Massepe, Pangkajene, Kecamatan Maritenggae, Kabupaten Sidrap. Mereka yang dilantik yakni, Kasat Lantas Polres Sidrap AKP Supriyanto dengan penggantinya AKP Muh Thamrin yang sebelumnya menjabat sebagai Kasat Lantas Polres Jeneponto. AKP Supriyanto sendiri menduduki jabatan baru sebagai Kanit 2 Sigar Subditgakkum Ditlantas Polda Sulsel.

Selain itu, dua jabatan kapolsek disertijabkan yakni Kapolsek Tellu Limpoe, Iptu Zakariah digantikan Iptu Madu Sarfin yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala SPKT Polres Sidrap. Sementara, IPTU Zakariah menduduki jabatan baru sebagai Kasubbaghumas Bagops Polres Sidrap. Dan Iptu Jayadi Djaya Kaurbinopsnal Satbinmas Polres Sidrap diangkat menjadi Kapolsek Watang Pulu menggantikan Iptu Hamzah LM yang mendapat jabatan baru sebagai Kasubbagsarpras Bagsumda Polres Enrekang.

Bacaan Lainnya

Mutasi tersebut berdasarkan dua Surat Telegram Kapolda Sulsel, nomor STR/206/IV/KEP./2021 dan nomor STR/207/IV/KEP./2021 pertanggal 13 April 2021. Surat tersebut ditandatangani oleh Karo SDM Polda Sulsel, Kombes Pol I Ketut Yudha Karyana. Dalam mutasi itu, juga terdapat perwira Polres Sidrap yang ikut bergeser yaitu Kanit Regident, Iptu Rusdi Yunus digantikan oleh Iptu Sarifuddin yang sebelumnya menjabat sebagai Kanit Regident Satlantas Polres Toraja Utara.

Kemudian Ipda Haryadi dari Kanit Laka Satlantas Polres Sidrap menduduki jabatan sebagai Kanit Regident Satlantas Polres Toraja Utara. Kapolres Sidrap, AKBP Leonardo Panji Wahyudi mengatakan, mutasi jabatan di tubuh kepolisian merupakan hal biasa. Tujuannya, kata dia, sebagai upaya penyegaran guna mencapai tujuan organisasi. “Ini merupakan bentuk upaya penyegaran guna mencapai tujuan organisasi,“ kata Leonardo. Dia pun mengucapkan terima kasih kepada pejabat lama atas dedikasinya selama ini. “Jabatan ini bukan milik kita, karena semua yang terjadi adalah kehendak Tuhan Yang Maha Esa. Maka laksanakan saja tugas dengan baik dan tetap mensyukuri apa yang Tuhan berikan kepada kita,” tutupnya. (ami/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *