Kepastian Hukum Empat Korban Pelecehan Oknum Pejabat tak Jelas di Barru

  • Whatsapp
Kepastian Hukum Empat Korban Pelecehan Oknum Pejabat tak Jelas di Barru

PAREPOS.CO.ID, BARRU- Pasca kejadian pelecehan oleh oknum pejabat terus menjadi sorotan publik. Terlebih, kini keempat korban mengalami trauma dan ketakutan. Berdasarkan laporan ke pihak kepolisian, kejadian tersebut telah dilakukan berulang oleh pelaku sejak tahun 2020 silam.

Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) Cabang Barru yang ikut mengawal kasus ini terus melakukan pemantauan dan pengawalan. Meski laporan dugaan tindak pidana pelecehan seksual resmi terlapor ke pihak kepolisian. SEMMI Barru memastikan akan terus mengawal sampai oknum pelaku mendapat hukuman yang setimpal.

Bacaan Lainnya

Ketua Umum SEMMI Barru, Erwin Wijaya yang menyempatkan diri mengunjungi para korban beserta keluarganya. Datang untuk memberi dukungan langsung sekaligus mendengarkan curahan hati para korban. “Saya datang bersilaturahmi sembari memberi dukungan moril kepada para korban supaya tetap kuat, tegar menghadapi masalah”,katanya.

Pertemuan dengan keempat korban yakni berinisial RN, IT, IM, MA didampingi orang tua korban berlangsung hangat dan penuh keharuan. Terlebih saat ini ditengah keraguan dan ketidakpastian penegakan hukum yang bisa saja tidak memberi keadilan kepada korban.

Salah satu orang tua korban berharap kasus anaknya bisa diselesaikan dengan seadil-adilnya. Mereka mengaku syok, dan merasa sakit selama kejadian ini terungkap. “Saya punya penyakit jantung, lantas anak saya dilecehkan. Saya benar-benar kecewa. Apalagi oknum pelakunya adalah teman baik saya sejak dulu,”tutupnya.

Mendengar penyampaian itu, Erwin Wijaya pun memastikan melalui SEMMI Barru akan ikut mengawal kasus tersebut hingga tuntas. Bahkan, hingga pelaku mendapat ganjaran setimpal. “Kami akan terus mengawal kasus pelecehan oleh oknum pejabat ini sampai ada kepastian hukumnya,”tutupnya, Jumat 23 April, melalui rilis resminya.(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *