Dua Hari Menghilang, Basarnas dan Satpolairud Polres Polman Temukan Korban di Perairan Mampie

  • Whatsapp

PAREPOS,CO.ID,POLMAN — Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan(Basarnas) Provinsi Sulbar bersama Satpolairud Polres Polman dan Tim gabungan berhasil menemukan dan mengevakuasi korban yang terseret ombak di Perairan Mampie, Dusun Mampie, Desa Galeso, Kecamatan Wonomulyo. Korban yang dilaporkan hilang sejak dua hari lalu, tepatnya Jumat 2 April 2021.

Pencarian yang melibatkan Satuan Polairud Polres Poman dan tim gabungan dari Basarnas Mamuju, BNPB Polman, Kodim Polman, TNI AL, PMI, Kesehatan dan masyarakat setempat. Giat pencarian korban tenggelam di perairan Dusun Mampie Desa Galeso Kecamatan Wonomulyo Kabupaten Polman, sejak Sabtu 3 April 2021, kemarin. Dan berhasil menemukan dan mengevakuasi korban yang diketahui bernama Rahmat Prayudi, Warga Desa Bumimulyo, Kecamatan Wonomulyo yang tenggelam dan terseret ombak sehari sebelumnya.

Kasat Polairud Polres Polman,  AKP Ramli mengatakan, tehnik pencarian korban yang dilakukan itu dengan cara menyisir perairan Pantai Mampie menggunakan dua unit Perahu karet milik SAR Mamuju dan BNPB Polman dan dibantu masyarakat sekitar yang menggunakan perahu Nelayan serta jaring pukat nelayan dititik tenggelamnya korban. “Alhamdulillah pencarian yang kita lakukan berhasil dan sore kemarin sekira Pukul 16.15 wita korban ditemukan dengan kondisi meninggal dunia,awalnya korban tersebut ditemukan oleh salah seorang nelayan yaitu Aci dan Usman yang berasal dari Kelurahan Takkatidung yang sedang memancing disekitar lokasi kejadian. Mereka tanpa sengaja melihat korban mengapung disamping perahunya dalam keadaan meninggal dunia. ” Tim langsung menjemput korban dan selanjutnya dibawa ke rumah keluarganya untuk disemayamkan,”jelas AKP Ramli.

Sementara itu, Kepala Kantor Basarnas Mamuju, Saidar Rahmanjaya mengatakan, SAR Gabungan yang menemukan korban Rahmat Prayudi pada jarak 200 meter Radial 138° arah tenggara dari Lokasi Kejadian, dalam keadaan meninggal dunia. “Dari operasi pencarian, kami banyak terima kasih kepada seluruh unsur potensi SAR dan semua pihak yang terlibat dalam pelaksanaan operasi pencarian dan pertolongan. Sebuah sinergisitas yang harus selalu dijaga dalam setiap pelaksanaan di seluruh wilayah Sulawesi Barat,”katanya.

Saidar mengungkapkan turut berdukacita atas kondisi korban saat di temukan, serta menetapkan Pelaksanaan Operasi Pencarian dan Pertolongan (SAR) dinyatakan selesai dan di tutup pada pukul 17.45 Wita, dengan ucapan terima kasih kepada seluruh Unsur SAR yang terlibat. Adapun unsur SAR yang terlibat dalam Operasi Pencarian, Team Rescue Kansar Mamuju, KODIM 1402 Polman, Pos TNI AL Polman, Polsek Wonomulyo, Satpol AIR Polman, BPBD Polman, PMI Polman, Karang TARUNA POLMAN Puskesmas Wonomulyo , SAR UNM dan masyarakat.

” Dengan adanya sinergitas dari semua instansi/organisasi berpotensi SAR korban dapat ditemukan sesuai Ren Ops hari ke dua Operasi Pencarian dan Pertolongan, dan semoga sinergitas ini tetap dipertahankan bahkan terus ditingkatkan sehingga setiap giat Operasi Pencarian dan Pertolongan dapat terlaksana dengan maksimal dan terkoordinasi dengan baik,”tutup Saidar Rahman. (win/B)

Pos terkait


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *