BI Gelar FEKDI Dorong Digitalisasi Daerah

  • Whatsapp
BI Gelar FEKDI Dorong Digitalisasi Daerah

POLMAN — Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Barat menggelar ‘Festival Ekonomi dan Keuangan Digital Indonesia (FEKDI) Wilayah Provinsi Sulawesi Barat tahun 2021’ bertempat di Hotel Ratih Polewali Mandar.

BI Gelar FEKDI Dorong Digitalisasi Daerah

Kegiatan ini berlangsung selama 2 (dua) hari, yaitu pada hari Jumat dan Sabtu, 9-10 April 2021. FEKDI Wilayah Provinsi Sulawesi Barat merupakan rangkaian kegiatan lanjutan dari FEKDI tingkat nasional yang telah dilaksanakan pada tanggal 5-8 April 2021, yang dihadiri oleh pimpinan Kementerian, BI, OJK, akademisi, perbankan, PJSP, asosiasi dan masyarakat umum.

Kegiatan FEKDI Wilayah Provinsi Sulawesi Barat tahun 2021 ini dihadiri oleh Pimpinan Pemerintah Provinsi, yakni Gubernur Sulawesi Barat dan Wakil Gubernur Sulawesi Barat, Kepala Kanwil DJPb Provinsi Sulawesi Barat, Kepala Daerah Kabupaten se-Sulawesi dan pejabat/perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten se-Sulawesi Barat, serta berbagai stakeholders lain yang berperan dalam implementasi transaksi perekonomian digital, seperti Perbankan, Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran Non Perbankan (PJSP Non Bank), Relawan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Indonesia Cabang Polewali Mandar dan Aparat Penegak Hukum di wilayah Provinsi Sulawesi Barat.

BI Gelar FEKDI Dorong Digitalisasi Daerah

Pada hari pertama, dilakukan acara seremonial peresmian pembentukan/pengukuhan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) tingkat Provinsi dan seluruh Kabupaten di wilayah Provinsi Sulawesi Barat, dan kegiatan seremonial peresmian kawasan non tunai (digital), antara lain pasar tradisional marasa Wonomulyo, pasar tradisional Pekkabata, alun-alun Polewali Mandar, dan penyerahan Program Sosial Bank Indonesia (PSBI) Masjid Digital di Masjid Merdeka, Kecamatan Wonomulyo.

BI Gelar FEKDI Dorong Digitalisasi Daerah

Selain itu, diselenggarakan acara talkshow yang mengundang berbagai narasumber seperti Kementerian Dalam Negeri, Bapenda, DJPb Provinsi Sulawesi Barat, Bank Sulselbar, Telkom, Bank Syariah Indonesia (BSI), dan DANA. Selanjutnya, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pameran serta onboarding UMKM yang bertujuan untuk mempromosikan produk-produk UMKM serta memberikan pengetahuan kepada UMKM di wilayah Provinsi Sulawesi Barat mengenai pemanfaatan teknologi baik dari sisi pembayaran dengan menggunakan QRIS, maupun pemanfaatan e-commerce dan media sosial sebagai kanal promosi produk yang di dukung oleh berbagai perwakilan praktisi, seperti Tokopedia, Shopee, Bukalapak, dan Kadisperindag Polewali Mandar.

BI Gelar FEKDI Dorong Digitalisasi Daerah

Sebagai rangkaian FEKDI Wilayah Sulawesi Barat, Kantor Perwakilan BI Provinsi Sulawesi Barat telah mengadakan perlombaan yang terbagi dalam beberapa kategori lomba, yakni lomba penulisan artikel, pembuatan video (short movie), lomba TikTok, dan lomba foto terkait dengan kegiatan FEKDI, yang dimulai sejak tanggal 29 Maret hingga 7 April 2021.

Berbagai kategori perlombaan ini mendapat respon dan antusiasme yang luar biasa dari masyarakat wilayah Sulawesi Barat.
Sulawesi Barat merupakan salah satu dari 4 (empat) provinsi di Indonesia yang telah mencapai 100% penerbitan Surat Keputusan (SK) TP2DD, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten.

“Hal ini perlu diapresiasi dan perlu kita dampingi bersama pelaksanaannya agar digitalisasi di daerah dapat terwujud dan mampu meningkatkan perekonomian Sulawesi Barat,” kata Deputi Direktur Bank Indonesia (BI), Budi Sudaryono.

Diharapkan, dengan adanya kegiatan ini dapat meningkatkan jumlah merchant QRIS dan transaksi dengan menggunakan QRIS. Berdasarkan data spasial per Maret 2021, saat ini jumlah merchant QRIS di wilayah Provinsi Sulawesi Barat tercatat sebanyak 18.564, bertambah sebanyak 536 merchant dari posisi akhir tahun 2020. Jumlah ini masih dapat diperluas dan dioptimalkan untuk wilayah Sulawesi Barat. Namun dari aspek pertumbuhannya, pencapaian Sulawesi Barat merupakan yang tertinggi se-Indonesia.

KPw BI Provinsi Sulawesi Barat bersama Pemerintah Daerah serta stakeholders terus bersinergi dalam mendorong implementasi digitalisasi di wilayah Sulawesi Barat.(sps)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *