ASN Nekat Mudik, Pemkab Maros Beri Sanksi Penurunan Pangkat

  • Whatsapp
ASN Nekat Mudik, Pemkab Maros Beri Sanksi Penurunan Pangkat
Bupati Maros saat dimintai keterangan oleh sejumlah awak media, Kamis 29 April 2021. Foto:PAREPOS/Teguh/ade

PAREPOS.CO.ID,MAROS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros, resmi melarang Aparat Sipil Negara (ASN) melakukan kegiatan bepergian keluar daerah atau mudik terhitung 6-17 Mei di luar empat daerah yang ditentukan, yakni, Makassar, Sungguminasa dan Takalar.

Bupati Maros AS. Chaidir Syam menjelaskan, aturan larangan mudik 2021 ini dilakukan untuk menindaklanjuti keputusan Pemerintah pusat. Hal tersebut tertuang dalam surat edaran (SE) Bupati Maros Nomor 0612/275/SET tentang pembatasan kegiatan bepergian ke luar daerah atau mudik dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19. “Saat ini kita sudah mengeluarkan imbauan sesuai dengan kesepakatan Pemerintah Pusat bahwa tanggal 6 sampai tanggal 17 Mei tidak boleh ada mudik dan kami sudah pertegas melalui surat edaran,” jelas Chadir, saat dikonfirmasi, Kamis 29 April 2021.

Bacaan Lainnya

Chaidir Syam menambahkan, pasca imbauan ini dibuat, dan ada ASN yang nekat melakukan mudik tanpa alasan yang jelas maka akan dikenakan sanksi. Tak tanggung-tanggung sanksi penundaan kenaikan pangkat atau penurunan pangkat menanti ASN yang nakal. “Jika pelanggarannya berat tidak ada pemberitahuan sama sekali maka sanksinya kami akan melakukan penurunan pangkat,” tegas Chaidir Syam.(tip/B)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *