Angin Kencang Rusak Rumah Warga, Pemkot Parepare Segera Bantu

  • Whatsapp
Angin Kencang Rusak Rumah Warga, Pemkot Parepare Segera Bantu

PAREPOS.CO.ID, PAREPARE — Satu rumah di jalan Bukit Indah, Kelurahan Bukit Indah, Kecamatan Soreang terimbas angin kencang. Kerasnya hembusan angin yang bertiup antara pukul 02.00 – 03.00 wita Jumat dini hari, (2 April) mengakibatkan atap rumah kayu (panggung) warga terbongkar.

Pemilik rumah Alling mengatakan, tak menyangka atap rumahnya terbang karena angin kencang, meski ia mengaku merasakan angin tersebut bertiup cukup kencang pada dini hari. “Saya dengar ji angin, cuma saya tidak tahu ternyata atap rumah saya juga ikut rusak, nanti saya lihat pada pagi harinya,” katanya

Bacaan Lainnya

Alling lekas mengantisipasi atap rumahnya yang bobol dengan melakukan tindakan seadanya. Apalagi angin kencang diprediksi masih terjadi, yang dikhawatirkan dapat merusak lebih banyak atap rumah miliknya. “Ini kan baru sekira ada 10 seng yang lepas, tapi angin masih bertiup kencang, jadi saya khawatir bisa lebih parah,” jelasnya

Ia mengaku belum melaporkan kejadian tersebut ke pemerintah setempat, namun dirinya berharap dapat segera mendapatkan pertolongan darurat.

Sementara Camat Soreang, Dede Harirustaman telah menerima laporan dari warga Kecamatan Soreang yang terimabas angin kencang. Kata Dede, sesuai hasil monitoring BPBD dan kelurahan, pihaknya mendapatkan laporan, ada warga Kelurahan Bukit Indah dan Bukit Harapan yang terkena musibah angin kencang. “Sesuai hasil monitoring, kami sudah ada laporan warga kami terdampak, jadi sementara didata,” katanya

Lanjut Dede, Pemerintah akan memberikan bantuan darurat berupa tenda dan sembako kepada warga korban bencana. “Jadi biasanya kami dari pemerintah akan membantu berupa terpal dan sembako, terutama bagi warga yang aktivitas ekonominya terganggu karena harus memikirkan rumahnya,” tegasnya

Untuk diketahui, angin kencang tersebut merusak puluhan rumah warga di kota Parepare. Namun hingga saat ini belum ada data resmi yang dikeluarkan pemerintah kota terkait musibah tersebut. (wal/B)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *