Susun LPPD Pemkab Majene Boyong OPD Ikuti Bimtek di Makassar

  • Whatsapp
Susun LPPD Pemkab Majene Boyong OPD Ikuti Bimtek di Makassar

PAREPOS. CO. ID, MAJENE–Pemkab Majene dalam melakukan penyusunan dan evaluasi Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) rupanya tidak main-main. Bahkan, Pemkab Majene sengaja memboyong seluruh pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) bersama sejumlah staf lingkup Pemkab Majene berkumpul di Makassar, Sulsel.

Informasi yang diperoleh penyusunan LPPD Kabupaten Majene tahun 2021 sengaja digelar di Makassar untuk kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) terkait penyusunan LPPD tersebut. Kegiatan Bimtek itu berlangsung di Bali Room Makassar Golden Hotel, sejak semalam dan rencananya berakhir besok Rabu, 17 Maret.

Bacaan Lainnya

Bupati Majene, Lukman yang hadir langsung dalam Bimtek itu berharap penuh dapat meraih posisi pertama di Sulbar untuk penyusunan dan evaluasi Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) tahun 2021. Alasannya, dua tahun yang lalu Kabupaten Majene sempat berada di peringkat ke dua setelah Kabupaten Polman. Berikutnya, pada tahun kemarin Kabupaten Majene justru bergeser lagi malah menjadi posisi ke tiga setelah Kabupaten Mamuju dan Polman.

Karena itu, menurutnya persoalan LPPD kadang dianggap sepele dan kelihatannya sederhana, lantaran banyaknya kegiatan yang dilakukan oleh para perencana yang sifatnya sangat mendesak. Sehingga segala laporan tersebut kadang kala menjadi persoalan ke dua atau ke tiga. Dengan demikian, Lukman berharap ke depannya persoalan pelaporan LPPD akan menjadi skala prioritas.

Sedangkan Ketua Panitia Penjabat Sekretaris Daerah Majene, Suyuti Marzuki menyebutkan pelaksanaan Bimtek LPPD akan memberikan pemahaman kepada peserta tentang metode dan teknik penyusunan LPPD. Seperti mengolah, merumuskan dan menyusun data atau bahan LPPD disetiap OPD sesuai indikator kinerja yang telah ditentukan.

Sebelumnya diketahui peserta penyusunan Bimtek LPPD ini diikuti tiga orang dari masing-masing OPD. Sebut saja, sekretaris, kasi perencanaan dan pelaporan serta operator setiap perangkat daerah Kabupaten Majene. Selain itu setiap peserta disebutkan mengeluarkan kontribusi sekitar Rp4 juta. Sedangkan narasumber diantaranya Direktur Evaluasi Kinerja dan Peningkatan Kapasitas Daerah Ditjen Otda Kemendagri, Dr Akbar Ali, M. Si, Benny Kamil, S.Kom, M.Si Analis Kebijakan Madya Dit EKPKD Ditjen Otda, Leli Salman Al Farizi, M. Si Kepala Subdit Peningkatan Kapasitas Daerah Ditjen Otda dan Kepala Biro Tata Pemerintahan Setda Provinsi Sulbar, Drs Muh Saleh Rahim, M. Si. Kegiatan Bimtek ini juga terlaksana atas kerjasama Pemkab Majene dengan pihak Kemendagri RI tahun 2021. (edy/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *