Program TMMD ke-110 di Desa Awo Berakhir

  • Whatsapp
Program TMMD ke-110 di Desa Awo Berakhir

PAREPOS. CO. ID, MAJENE – Bupati Majene Lukman bersama Komando Distrik Militer (Kodim) 1401 Majene Letkol Inf Yudi Rombe menandatangani naskah berita acara hasil program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-110 Tahun 2021 yang dipusatkan di wilayah Desa Awo Kecamatan Tammerodo. Penandatanganan itu berlangsung di Aula Mako Kodim 1401 Majene, Rabu 31 Maret.

Penandatanganan naskah berita acara yang dilakukan kedua pejabat tinggi di Majene ini, sebagai bukti berakhirnya program peningkatan taraf hidup masyarakat yang dilaksanakan selama 30 hari di Desa Awo sebagai wilayah sasaran program TMMD ke-110 tahun ini.

Bacaan Lainnya

Dalam kesempatan ini, Kasrem 142 Tatag Kolonel Inf Yusuf Sampetoding mewakili Danrem Brigadir Jenderal (Brigjen) TNI Firman Dahlan mengatakan, para Prajurit TNI bersama seluruh komponen yang terkait dan masyarakat setempat, telah bekerja keras dengan penuh kebersamaan, dilandasi semangat kemanunggalan untuk menyelesaikan program TMMD.

“Kebersamaan merupakan refleksi dari kemanunggalan yang hakiki antar segenap komponen bangsa untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Selain itu ia juga mengatakan, kebersamaan seperti inilah sebenarnya hakekat dari kemanunggalan TNI-Rakyat yang merupakan roh perjuangan bangsa dan akan terus dibangun serta dipelihara. Tujuannya guna menyiapkan ruang alat dan kondisi juang yang tangguh untuk kepentingan pertahanan negara yang bersifat semesta sebagai ciri khas Negara Indonesia.

Yusuf mengucap terima kasih dan memberikan apresiasi yang tinggi kepada Bupati Majene, tokoh agama dan tokoh pemuda serta segenap komponen masyarakat dan unsur tainnya yang telah bahu membahu sehingga kegiatan TMMD 110 dapat terselenggara dengan lancar dan aman.

“Kita berharap, dengan selesainya program TMMD ini, dapat lebih memantapkan kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam rangka meningkatkan taraf hidup masyarakat maupun kepentingan pertahanan negara sehingga tercipta masyarakat yang mandiri dan berkualitas,” harapnya.

Penutupan dilakukan secara virtual dihadiri Ketua DPRD Majene Salmawati Djammado, Kapolres Majene AKBP Irawan Banuaji, Kepala Kejari Majene Nursurya, serta beberapa tamu undangan lainnya.(edy/B)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *