Petani Tambak Kembangkan Budidaya Udang Vaname di Binuang

  • Whatsapp
Petani Tambak Kembangkan Budidaya Udang Vaname di Binuang

PAREPOS.CO.ID,POLMAN — Budidaya udang vaname mulai dilirik para petani tambak di wilayah Kecamatan Binuang, dan mulai memperlihatkan hasil yang memuaskan. Betapa tidak bibit udang vaname yang ditabur ditambak petani ini hanya dengan usia 48 hari sudah bisa dipanen. Sebelumnya usia bibit udang vaname ini umur 60-70 hari baru bisa dipanen itupun hasilnya terkadang berhasil terkadang gagal. “Kesuksesan dengan hasil panen yang memuaskan ini berkat pupuk dari produk Eco Farming dan Eco Feed yang di campur dengan pakan udang hasilnya pun memuaskan,”tutur M.Tahir salah satu petani Tambak di Desa Rea Kecamatan Binuang saat memanen udang vaname di tambak miliknya, Jumat 26 Maret 2021.

Ia mengatakan, sebelum menggunkan pupuk dari produk Eco Farming dan Eco Feed hasil yang memuaskan ini belum pernah didapatkannya. “Dulu sebelum menggunakan Pupuk Eco Feed ini hasilnya itu tidak pernah meningkat seperti ini bibit 52 ribu dengan biaya Rp 3 Juta selalu rugi,namun dengan menggunakan pupuk dari Eco Farming ini bibit udang dengan usia 48 hari sudah bisa di panen dan menguntungkan serta sudah tidak rugi lagi,”katanya.

Bacaan Lainnya

Panen udang vaname ini di hadiri langsung oleh Koordinator Kawasan Terpaut Pemuda Tani Indonesia (KKT-PTI) Pusat,Djamaluddin yang juga Panglima Besar Laskar Merah Putih (LMP),Sekertaris Distanpan Polman Andi Ibrahim Wela,Pengurus LMP Kabupaten Polman serta Leader PT.Best Penyuplai Produk Eco Farming dan Eco Feed Amir Jawahir serta beberapa masyarakat setempat.

Koordinator KKT-PTI Jamaluddin yang akrab disapa Daeng Jamal mengatakan, akan sentiasa mendukung program pemerintah untuk mensejahterahkan petani. ”
Sebagai Koordinator KKT-PTI akan selalu berkordinasi dengan Kementan untuk memenuhi semua kebutuhan petani. Kami akan selalu support semua petani kita agar produksinya semakin meningkat yang mampu mensejahterahkan kehidupan masyarakat,”tutupnya.(win/B)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *