Karantina Parepare Antisipasi Penumpukan Hewan Ternak, Ini Penyebabnya

  • Whatsapp
Karantina Parepare Antisipasi Penumpukan Hewan Ternak, Ini Penyebabnya

PAREPOS.CO.ID, PAREPARE– Dampak dari pasca gempa di Sulawesi Barat, Pelabuhan Mamuju tidak lagi difungsikan untuk sementara waktu. Imbasnya pengiriman hewan ternak, hanya akan melalui Pelabuhan Nusantara, Kota Parepare.

Mengantisipasi hal itu, Stasiun Karantina Pertanian Kelas I Parepare telah melakukan upaya agar tidak terjadi penumpukan hewan ternak. Terlebih menjelang hari raya lebaran. Antisipai dengan melakukan koordinasi bersama PT PKPK dan pihak karantina di Mamuju. Kepala Stasiun Karantina Pertanian Kelas I Parepare,  Andi Faisal SP MP menjelaskan itu saat ditemui diruang kerja beberapa waktu lalu. “Kita melakukan koordinasi terkait seperti PKPK dan Karantina Mamuju. Pasalnya, Karantina Mamuju memiliki instalansi dengan kapasitas 200 ekor. ” Jadi sebelum sapi dilalulintaskan melalui Parepare, bisa melalui instansi karantina Mamuju, dan sertifikasinya dilakukan disini,” katanya.

Bacaan Lainnya

SKP Parepare, kata Pria Asal Bone itu, memiliki dua tempat karantina. Pertama di Parepare dengan kapasitas 600 ekor untuk sapi potong dan 800 untuk bibit. Lalu kedua di Garongkong kapasitas 150 ekor sapi. “Kapasitas di Parepare 600 ekor untuk sapi potong, itu bisa juga dimaksimalkan dengan penambahan tiang di satu kandang agar kapasitasnya dua kali lipat. Untuk di Garongkong kita juga mempunyai instalansi hewan kapasitas 150 ekor,” jelasnya. (ana/B)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *