Catat ! Bupati Pangkep Ingatkan 21 Poin Bagi ASN, Apa Itu ?

  • Whatsapp

PAREPOS.CO.ID, PANGKEP — Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Muhammad Yusran Lalogau dan Syahban Sammana (MYL-SS) mengelar rapat kerja perdana dengan para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Senin 1 Maret 2021, di Ruang Rapat Kantor Bupati.

Bupati Pangkep dalam arahannya menyampaikan 21 poin pengarahan terkait kinerja bagi Aparat Sipil Negara (ASN). 21 poin penekanannya yakni, semua ASN harus mengetahui visi misi bupati. Semua ASN harus mengetahui tupoksi masing – masing. Tidak boleh ada pemotongan anggaran untuk bantuan – bantuan khususnya untuk masyarakat miskin. ” Selama pemerintahan saya tidak akan toleransi terhadap hal tersebut,”tegasnya.

Semua ASN harus ada innovasi.
Bila pemerintahan sebelumnya terdapat program yang kurang mohon disampaikan ke bupati apalagi untuk kebaikan bagi masyarakat banyak. Jadikan kritik agar menjadi lebih baik kedepan. “Kita harus bisa melihat kritikan itu sebagai masukan, bukan gangguan,”ujar MYL.

Setiap ada acara di DPRD atau rapat – rapat koordinasi agar dihadiri walaupun itu hanya dipimpin oleh sekda ataupun assisten. Semua pimpinan OPD/Sekretaris, Kabid dan pejabat terkait harus aktifkan handphone 24 jam. Selanjutnya, setiap OPD dalam melayani tamu atau masyarakat agar disambut dgn baik. “Buat suasana nyaman bagi tamu yang datang,”timpalnya. Jadikan Pangkep sebagai daerah yang lebih baik dari kabupaten lainnya di Sulsel. Saling menghargai dan saling menghormati antar kadis, sekretaris, kabid, kasi pada setiap OPD jangan saling menyalahkan.

Apabila ada yg mengatasnamakan bupati jangan dihiraukan kecuali ada komunikasi atau petunjuk langsung dari bupati. Tidak boleh ada ego sektoral OPD. “Setiap ada kegiatan semua OPD harus terlibat,”imbuhnya. Pimpinan OPD harus menegur bawahan dan memberi sangksi bagi bawahan yg tidak sesuai dengan jam kerja atau banyak bolos dan sering terlambat masuk kantor.

ASN tidak usah khawatir mau di mutasi apabila kinerjanya bagus. ” Apabila tdk bisa bekerja agar melapor ke bupati untuk diganti,”ujarnya. Ada tim untuk percepatan pembangunan daerah dan akan berkoordinasi dengan OPD terkait. Akan ada permapingan untuk perampingan OPD. Pemerintah adalah pelayan masyarakat. Dalam waktu dekat akan melakukan kunjungan ke OPD.

Selain itu, semua ASN akan di vaksin dan semua pejabat eselon harus menjadi contoh. Dan semua OPD melaporkan program kegiatan dan disingkronkan dengan visi misi bupati. Selain para pimpinan kecamatan, hadir pula Wakil Bupati Pangkep, dan Sekda Pangkep.(*/ade)

 

Pos terkait


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *