Bulan Ramadan, Pemkab Sidrap Bolehkan Tarawih di Masjid

  • Whatsapp

PAREPOS.CO.ID, SIDRAP — Pemkab Sidrap melonggarkan aktivitas ramadan pada April 2020 mendatang. Sejumlah aktivitas keagamaan pada bulan suci itu boleh dilaksanakan dengan protokol kesehatan (prokes) Covid-19. “Kita tetap bolehkan tarawih dengan prokes Covid-19. Misalnya, kapasitas jamaah dalam masjid dibatasi. Bagi masjid memiliki banyak jamaah, maka wajib menyediakan tenda,” kata Sekda Sidrap, Sudirman Bungi, Rabu 24 Maret.

Selain itu, kata Ketua Tim Gugus Covid-19 Sidrap ini, petugas masjid wajib melakukan penyemprotan disinfektan seminggu sekali.”Kita juga wajibkan petugas masjid memasang imbauan protokol kesehatan dan menyediakan sarana tempat cuci tangan dan hand sanitizer,” katanya.

Bacaan Lainnya

Di samping hal itu, masjid yang menyediakan buka puasa diwajibkan dalam bentuk bungkusan atau nasi kotak. “Hal ini untuk menghindari kemungkinan terjadinya penyebaran virus melalui alat makan yang digunakan secara bergantian,” ujar Sudirman.

Dia menuturkan, para imam dan marbot terlebih dahulu divaksin sebelum menjalankan aktivitas ramadan. “Aktivitas dan interaksi akan lebih banyak terjadi di masjid antara jamaah dan imam, maka akan dilakukan vaksinasi kepada seluruh imam dan petugas masjid,” ujar dia.

Oleh sebab itu, ia mengimbau masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan dalam melakukan aktivitas ibadah ramadan. “Meskipun tidak ada pelarangan melakukan kegiatan keagamaan di masjid. Kami mengimbau agar masyarakat juga tetap mematuhi protokol kesehatan. Mari kita jaga diri dan keluarga masing-masing agar dapat menjalankan ibadah di bulan suci ramadan dengan tenang,” harapnya. (ami/B)

Pos terkait


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *