Bocah 6 Tahun Taklukkan Gunung Tertinggi di Sulsel

  • Whatsapp
Bocah 6 Tahun Taklukkan Gunung Tertinggi di Sulsel

PAREPOS.CO.ID, SIDRAP — Ahmad Dzaki Alfatih, bocah lelaki asal Rappang, Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan (Sulsel) menjadi sorotan.

Pasalnya, usianya yang masih enam tahun sudah menaklukkan gunung tertinggi di Sulsel.

Ayah Ahmad, Roes Firman mengungkapkan, anaknya pertama kali menaklukkan gunung Latimojong, Enrekang saat masih berusia lima tahun melalui jalur umum.

“Anak saya sudah dua kali menaklukkan gunung Latimojong yang ketinggian mencapai 3478 MDPL. Pendakian keduanya belum lama ini saat sudah berusia enam tahun. Saya bersama tim dari Universitas Muhammadiyah Rappang (UMS) dan Paskas Sidrap melakukan pendakian,” kata Roes, Jumat 19 Maret.

Meski masih bocah, Roes mengakui kemampuan anaknya dalam mendaki. Sebab, pendakian kedua ini melewati jalur setapak yang cukup beresiko.

“Kita kemarin lewat jalur merah atau jalur angin-angin. Jalur ini mempunyai resiko yang lebih tinggi karena banyak jalur setapak dan tebing di sela-sela setiap pos,” ucapnya.

Kendati beresiko, Ahmad tak mau dibantu apalagi digendong. Dalam pendakian, kata ayahnya, Ahmad tak banyak mengeluh.

“Dzaki (panggilan Ahmad) menggunakan kayu untuk menopang langkahnya. Kayu itu digunakan di jalur pendakian. Ia tak pernah meminta gendong meskipun berada di jalur-jalur yang sulit. Dzaki memilih berisitirahat sejenak jika merasa kelelahan dan kemudian melanjutkan pendakian kembali saat sudah mulai merasa kuat,” tuturnya.

Dia mengaku, mengajak anaknya mendaki gunung sejak usia tiga tahun. Bahkan, saat musim hujan sekali pun.

“Saya melakukan itu untuk membentuk jati diri dan tidak mudah menyerah serta membangun rasa percaya pada Dzaki,” ujar dia.

Akibat perlakuannya terhadap Dzaki, tak sedikit orang mencibir dan mengatainya egois. Namun, tak jarang juga orang mengapresiasi. “Tidak lepas dari kontroversi pandangan miring terhadap saya karena membawa anak di bawah umur mendaki gunung. Tetapi biarlah menjadi kisah cerita indah di masa depan,” tutupnya. (ami/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *