Abaikan Prokes, Guru Berdesakan Jalani Vaksinasi Covid-19 di Polman

  • Whatsapp
Abaikan Prokes, Guru Berdesakan Jalani Vaksinasi Covid-19 di Polman

PAREPOS.CO.ID,POLMAN — Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Polewali Mandar (Polman) abaikan protokol kesehatan (Prokes). Setelah diikuti lingkup Organisasi Perangkat Daerah (OPD) vertikal di Gedung Gadis Pekkabata. Giliran para guru sekolah yang ada di lingkup Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) menjalani vaksinasi.

Abaikan Prokes, Guru Berdesakan Jalani Vaksinasi Covid-19 di Polman

Bacaan Lainnya

Namun, sangat disayangkan para guru yang notabene adalah para pendidik tak memberikan contoh baik di pintu masuk gedung pelaksanaan vaksinasi. Selain para guru tersebut yang harus melalui screening telah mengabaikan protokol kesehatan. Hal itu dilakukan dengan cara berdesak-desakan dan berkerumun di depan pintu masuk, bahkan petugas keamanan yang berjaga pun terlihat kewalahan mengatur para guru tersebut.

Salah seorang guru Sekolah Dasar (SD) calon penerima vaksin yang ikut mengantri dan berdesakan di depan pintu, Dermawan mengaku terpaksa ikut berdesakan lantaran takut tidak mendapatkan vaksin. ” Stok dosis yang disiapkan oleh Disdikbud terbatas. Saya ikut berdesakan ini karena takut tidak kebagian vaksin apalagi stok vaksin terbatas. Selain itu demi mendapat kekebalan tubuh agar tidak terpapar Covid-19, sehingga rela berdesakan,”tegas Dermawan Kamis 18 Maret 2021.

Sementara, dua orang guru SD asal Polewali yakni Sriwahyuni dan Yusnidar sebelum mendapatkan suntikan vaksin sinovac merasa lelah dan lemas akibat terjebak dalam desakan dan kerumunan yang terjadi didepan pintu masuk. “Saya merasa lemas karena lama menunggu di pintu masuk apalagi berdesakan dengan banyak orang yang mau masuk kedalam gedung,”kata Sriwahyuni yang duduk istirahat di ruangan KIPI.

Ketua Satgas Covid 19, H Haedar mengatakan, petugas kesehatan dalam kegiatan pemberian vaksin ini hanya melayani vaksinasi dan memberikan fasilitas. Namun untuk membendung banyaknya peserta vaksin, panitia agak kewalahan mengaturnya sebab yang kami undang itu hanya seribuan untuk guru yang ada di Kecamatan Polewali. “Namun yang datang ini dari berbagai Kecamatan di Polman sebab mereka sebar ke grup-grup sehingga tidak terbendung banyaknya orang yang datang,”jelasnya.

Ia pun berharap semoga saja guru yang datang ini semuanya sehat dan tidak ada yang carier, sebab kalau dilihat pada berdesakan begitu pasti akan rawan dengan penyebaran Covid-19. Dia juga mengatakan untuk dosis vaksin yang disiapkan itu ada 4 ribuan, untuk mencover itu semua rencananya panitia akan menggelar vaksinasi selama dua hari.(win/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *