Vaksinasi Tahap Kedua,  Ini Kata Bupati Soppeng

  • Whatsapp
Vaksinasi Tahap Kedua,  Ini Kata Bupati Soppeng

PAREPOS.CO.ID, SOPPENG — Pemerintah Kabupaten Soppeng menggelar pencanangan tahap ke II vaksinasi Cavid- 19 di Puskesmas Salorongo jalan Samudra, Kelurahan Botto, Kecamatan Lalabata, Senin 15 Februari.

Penyuntikan vaksinasi Covid-19 kedua diawali oleh Bupati Soppeng, H Andi Kaswadi Razak setelah 14 hari divaksin pertama pada 1 Februari lalu. Selanjutnya Ketua DPRD Soppeng H Syahruddin M Adam, disusul anggota Forkopimda dan pejabat eselon lingkup Pemkab Soppeng.

Bacaan Lainnya

Adapun tahapan proses vaksinasi tahap kedua ini, tak jauh dengan tahapan proses vaksinasi pertama. Yakni para penerima vaksin melakukan pendaftaran, skrinning, dilanjutkan pemberian vaksin, dan terakhir pemantauan/edukasi.

Berselang sekitar 30 menit usai divaksin Covid- 19 dosis kedua, Bupati Soppeng H Andi Kaswadi Razak mengatakan, tidak ada gejala apapun yang dirasakan, artinya semoga dengan program vaksin ini bangsa kita dapat keluar dari krisis pandemi Covid ini.

“Vaksin yang kami gunakan tidak ada perbedaan dengan vaksin yang akan digunakan masyarakat lainnya,” kata Andi Kaswadi.

Untuk itu, dia berharap kepada seluruh pihak untuk tidak menyebarkan berita hoax sehingga menyebabkan masyarakat tidak percaya. Karena pemerintah daerah dan seluruh tim Satgas Covid-19 telah berusaha memproteksi segala sesuatunya.

Selain itu, Andi Kaswadi tegaskan, bahwa vaksin yang digunakan adalah sejenis, tidak ada yang lain. Sehingga saya rasakan mulai dari vaksin pertama sampai dengan kedua ini tidak ada gejala apapun dan dapat tetap beraktifitas seperti biasa.

“Sehingga Vaksin ini tidak membahayakan untuk kita semua, justru vaksin ini akan menyelamatkan kita,” kata Bupati Soppeng Andi Kaswadi.

Sementara Ketua DPRD Soppeng, H Syahruddin M Adam mengaku setelah divaksin pertama yang dirasakan selama ini tidak ada kelainan. Karena itu dia yakin dengan vaksin ini kita dapat terbebas dari virus Covid ini.

“Alhamdulillah, selama dua minggu saya baik-baik saja dan tadi setelah vaksin kedua, saya tidak merasakan kelainan apapun,” ujarnya.

Hal senada juga diungkapkan anggota Forkopimda Soppeng saat tampil satu persatu memberikan arahan usai divaksin kedua.

Adapun tahapan proses vaksinasi tahap kedua ini, tak jauh dengan tahapan proses vaksinasi pertama. Yakni para penerima vaksin melakukan pendaftaran, skrinning, dilanjutkan pemberian vaksin, dan terakhir pemantauan serta edukasi. (wis/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *