Raih PMPRB 68,25, Sepuluh ASN Pangkep Diganjar Assesor Terbaik

  • Whatsapp

PAREPOS.CO.ID, PANGKEP– Sepuluh Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) terima penghargaan sebagai assesor terbaik. Kesepuluh
ASN itu diantaranya, Amanah Restuyana Zainal dari RSUD Batara Siang, Sufiati dari Dinas Kominfo, Abd Azis dari Pemerintah Kecamatan Pangkajene, Rustan dari Dinas Perikanan, Ulfah Mutmainnah Wahab dari Dinas Ketenagakerjaan, Agustia dari Dinas PU, Nurtini dari Dinas Perpustakaan, Andi Suhartini dari Dinas Perdagangan, Muhammad Satir dari Pemerintah Kecamatan Segeri dan Maemuna dari Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman.

Kepala Bagian Organisasi dan Tata Laksana (Ortala) Sekda Pangkep, Imam Takbir menjelaskan, tahun 2019, kabupaten Pangkep bersama sembilan kabupaten lain berada pada posisi zona merah pelaksanaan reformasi birokrasi.

Bacaan Lainnya

Namun, tahun 2020 melalui upaya kerja keras OPD dibantu para assesor yang telah ditunjuk, berupaya semaksimal mungkin untuk memenuhi seluruh kriteria penilaian dan menyiapkan bukti-bukti pendukung.

Akhirnya, kata Imam, Pangkep berada pada posisi delapan dari 24 kabupaten/kota dengan perolehan Penilaian Mandiri Pelaksanaan Reformasi Birokrasi (PMPRB) 68,25. “Ini merupakan prestasi yang luar biasa, berangkat dari posisi 10 terbawah, akhirnyaa mampu berada pada posisi delapan di Sulsel. Peran assesor sangat vital dalam pencapaian ini, karena para asesorlah yang menyiapkan data, menelaah data, menyempurnakan data yang masih kurang dan menginput seluruh bukti/dokumen pendukung ke aplikasi penilain PMPRB,”jelasnya, Rabu 24 Februari 2021.

Imam mengakui, salah satu misi bupati terpilih ada pada pelaksanaan reformasi birokrasi, raihan ini menjadi titik awal bagian organisasi untuk mengawal visi dan misi bupati terpilih 2021 2026.

PMPRB, lanjut Imam, merupakan instrumen penilaian oleh KemPANRB untuk menilai sejauhmana pelaksanaan Reformasi Birokrasi pada pemerintah kabupaten/kota.

Melalui PMPRB, pemerintah daerah melalui OPD melengkapi seluruh bukti/dokumen pendukung, mulai dari tahap perenacanaan, penganggaran, pelaksanaan kegiatan sampai pada tahap monitoring dan evaluasi kegiatan. “Penghargaan assesor terbaik kepada 10 ASN diserahkan beberapa waktu lalu, jelang akhir masa jabatan Bupati Pangkep dua periode H Syamsuddin A Hamid,”tutupnya.(awi/C)

Pos terkait


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *